Masyarakat Purbalingga Sinau Bareng

Selalu ada cara berpikir yang unik tapi luput dari genggaman dari Cak Nun. Keadaan apapun yang sulit, cobalah tetap disikapi dengan syukur dan syukur.
Cak Nun, Bupati H. Tasdi, para pemuka, dan masyarakat Purbalingga sudah bersatu dalam Sinau Bareng di Alun-alun Purbalingga malam ini.
Cak Nun, Bupati H. Tasdi, para pemuka, dan masyarakat Purbalingga sudah bersatu dalam Sinau Bareng di Alun-alun Purbalingga malam ini (Foto: Adin).

Sinau Bareng bertajuk “Shalawat Nariyah Bersama Cak Nun dan KiaiKanjeng” telah dimulai. Acara ini diprakarsai langsung oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi untuk menciptakan keharmonisan di dalam masyarakat, dan Cak Nun dipandang sebagai figur yang tepat untuk keperluan ini.

Masyarakat dan jamaah sudah memadati Alun-alun siap mengikuti Sinau Bareng. Para pemuka masyarakat dari Bupati dan jajarannya hingga tokoh-tokoh kemasyarakatan dan keagaman yang telah berada di panggung bersama Cak Nun juga menggambarkan situasi positif di lapisan para  pemimpin Purbalingga. Dan, Cak Nun akan memodulasikan para stakeholder ini beserta segenap masyarakat menuju pemahaman dan atmosfer yang baik dan ber-output solidnya hubungan seluruh elemen dan warga masyarakat.

Pada tahap awal, Cak Nun mengajak semua hadirin berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Syukur. Di sela-sela dua lagu itu, Beliau sudah nyicil menyampaikan kalimat-kalimat untuk meyakinkan dan membesarkan hati masyarakat.

Selalu ada cara berpikir yang unik tapi luput dari genggaman dari Cak Nun. Keadaan apapun yang sulit, cobalah tetap disikapi dengan syukur dan syukur. Karena sebenarnya hidup ini adalah sebab-akibat. Kalau Engkau bersyukur terus, itu akan menjadi sebab bagi Allah untuk mendatangkan anugerah atau jalan keluar yang tidak terduga-duga. Demikian Cak Nun mengajak masyarakat untuk terus setor sebab sebanyak-banyaknya kepada Allah.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image