Makanan Bagi Kekayaannya

Sebagian orang kaya raya menjadi makanan bagi pencuri dan bagi kekayaannya sendiri. Kekayaan membuatnya tidak bisa menjadi pemberani atas hidupnya sendiri. Ia gampang takut, gampang kehilangan, gampang merasa terancam, sehingga seringkali harus menindas suara hatinya sendiri. 

Salah Terkam

“Tulisan ini adalah Halaqah ke 300. Di luar yang 309 dan 122.  Mulai besok kita akan ambil nafas panjang dulu sebelum memasuki yang 9 satu persatu. Apakah Allah memperjalankan kita. Dengan ratusan Halaqah itu.

Tajuk

Maiyahan

Mempelajari Darmanto Jatman, Jimatnya Semarang

Bu Mur, istri Pak Darmanto Jatman disertai oleh anak-anaknya berdiri di panggung “Doa untuk Darmanto Jatman” yang diselenggarakan di Kantor Redaksi Suara Merdeka Jalan Pandanaran 2 No 10 Pada Sabtu (20/01) Pukul 20.00 hingga selesai.

Penyair Darmanto Jatman Meninggal Dunia

Setelah Allah baru saja memanggil musisi legendaris Yon Koeswoyo pada 5 Januari 2018, kini bangsa Indonesia harus kehilangan salah satu putra terbaiknya lagi yaitu Pak Darmanto Jatman, yang dipanggil Allah pada 13 Januari 2018 di Semarang.

Khasanah

Paviliun di Sorga

Andaikan ternyata kelak saya lulus masuk sorga, dan mendapat jatah rumah tidak terlalu kecil, dengan halaman depan dan samping yang cukup luas, serta kebun buah di belakang rumah: insyaallah akan saya bangun Paviliun di sisi kanan rumah saya untuk Mas Darmanto Jatman.

Manusia Bukan Barang Jadi (9)

Pada tahun 2011, di rumahnya, Mas Yon pernah bertanya kepada saya: “Kalau kita Jumatan itu Khatibnya hampir selalu mengucapkan ‘Para Jamaah Jumat yang dimuliakan oleh Allah’. Itu bagaimana sebenarnya. Mulia itu kan soal derajat.

Jangan Tanya di mana Cinta (7)

Guru Bangsa bukanlah tokoh yang mengajari bangsanya. Guru Bangsa adalah orang yang fakta hidupnya, bukti perjuangannya, cinta dan komitmennya, kesetiaan dan keluhuran budinya—jangan sampai tak dipelajari oleh bangsanya.

Jari-jari saya terus menunda menuliskan Skenario Dua pemenjaraan Koes Bersaudara.

Pustaka Emha

Emha Ainun Nadjib

Koes Plus: Ketika Zaman Masih Guyub

KOES PLUS populer kembali: bangkit dari ‘kubur’nya, mengelus-elus nosialgia suatu generasi, membuat generasi yang ‘tak memahaminya’ mengernyitkan dahi.

Vokal Koesyono yang ‘dusun’ dan lugu, serak tenggorokan Koesyoko yang selalu terasa memuat semacam ketulusan, wajah malu-malu Murry, Abadi Soesman yang menopangnya, serta kenangan atas almarhum Koestono alias Tony yang jenius, kaya raya kreativitasnya dan matang–­menyodorkan kepada kita bukan saja kenikmatan ‘purba’ yang aneh, namun juga menyertakan sejumlah pertanyaan kehidupan yang mendasar.

Profesi Menyusui

“Saya berpendapat bahwa saat ini sangat urgen untuk diinisiatifi sebuah profesi baru”, Gendhon mengawali laporannya tentang “Air Susu Ibu sebagai satu dari sekian keajaiban Allah yang dianugerahkan ke dalam tubuh setiap manusia”.

Infografis

Mènèk Blimbing

Didik W. Kurniawan

Hanya Kalam Susu

Kepulangan Koesyono ‘Mas Yon’ Koeswoyo memaksa generasi zaman now diseret menuju skenario Tuhan untuk Indonesia dalam kurun waktu yang wingit, yaitu era transisi Orde Lama ke Orde Baru.

FotoMozaik

Tadabbur Daur

Indra Agusta

Hujan Laron di Tahun Waspada

Musim penghujan selalu menawarkan kerinduan bagi penelisiknya tersendiri, termasuk bagi saya pribadi. Hujan merupakan limpahan rahmat dari Sang Khalik, bukti konkret bahwa cinta-Nya dapat dirasakan semua mahkluk.

Ada sawah-sawah yang kemudian tergenang, hutan-hutan yang basah semakin pepat, tegalan yang dibenihi akan segera menjulur tunasnya, atau laron-laron yang berdansa riang menyambut tanah yang mulai rekah, seperti kidung cinta tarian mereka di bawah Cahaya, sekalipun kita sebagai mahkluk lain tahu tak seberapa usianya.

Muhammadona Setiawan

Doa Kami Masih Sama

Beragam cara dilakukan orang atau masyarakat untuk memperingati hari kelahiran manusia agung-unggul, uswatun hasanah, rahmat bagi semesta, yakni Muhammad bin Abdullah. 

Indra Agusta

Lelaku Jalan Sunyi

Sugih tanpo bondho digdaya tanpa Aji
Trimah mawi pasrah, sepi pamrih tebih ajrih
Langgeng tanpo susah, tanpo seneng antheng mantheng
Sugeng jeneng..

Video

Simpul Maiyah

Amenangi Zaman Now

Hakikat dari orang-orang berkumpul, bekerjasama, berorganisasi, adalah supaya Rahmat dari Tuhan dapat terdistribusi dan menjadi Berkah bagi semesta alam.

Bakti = Bukti

Dalam proses perjalanan sejarah mahluk hidup di dunia ini, ada saja yang tertinggal, entah itu terekam oleh sejarah oleh jejak peradaban atau oleh keadaan.