Hati Kesepian

Hati para kekasih Allah amat kesepian dari manusia, berbicara tak dipahami, bercerita tak dipercaya, mengingatkan tak dituruti. Mungkin justru karena itu Allah mengangkat mereka menjadi kekasih-Nya.

Salah Terkam

“Tulisan ini adalah Halaqah ke 300. Di luar yang 309 dan 122.  Mulai besok kita akan ambil nafas panjang dulu sebelum memasuki yang 9 satu persatu. Apakah Allah memperjalankan kita. Dengan ratusan Halaqah itu.

Tajuk

Maiyahan

Jannatul Maiyah, Hayya ‘Alal Falaah

Setelah dua hari berturut-turut Mbah Nun bersama KiaiKanjeng membersamai masyarakat Surabaya dan sekitarnya bermuhasabah di akhir tahun, jeda satu hari, Mbah Nun sudah kembali hadir di tengah-tengah jamaah PadhangmBulan.

Khasanah

Paviliun di Sorga

Andaikan ternyata kelak saya lulus masuk sorga, dan mendapat jatah rumah tidak terlalu kecil, dengan halaman depan dan samping yang cukup luas, serta kebun buah di belakang rumah: insyaallah akan saya bangun Paviliun di sisi kanan rumah saya untuk Mas Darmanto Jatman.

Manusia Bukan Barang Jadi (9)

Pada tahun 2011, di rumahnya, Mas Yon pernah bertanya kepada saya: “Kalau kita Jumatan itu Khatibnya hampir selalu mengucapkan ‘Para Jamaah Jumat yang dimuliakan oleh Allah’. Itu bagaimana sebenarnya. Mulia itu kan soal derajat.

Jangan Tanya di mana Cinta (7)

Guru Bangsa bukanlah tokoh yang mengajari bangsanya. Guru Bangsa adalah orang yang fakta hidupnya, bukti perjuangannya, cinta dan komitmennya, kesetiaan dan keluhuran budinya—jangan sampai tak dipelajari oleh bangsanya.

Jari-jari saya terus menunda menuliskan Skenario Dua pemenjaraan Koes Bersaudara.

Pustaka Emha

Emha Ainun Nadjib

Koes Plus: Ketika Zaman Masih Guyub

KOES PLUS populer kembali: bangkit dari ‘kubur’nya, mengelus-elus nosialgia suatu generasi, membuat generasi yang ‘tak memahaminya’ mengernyitkan dahi.

Vokal Koesyono yang ‘dusun’ dan lugu, serak tenggorokan Koesyoko yang selalu terasa memuat semacam ketulusan, wajah malu-malu Murry, Abadi Soesman yang menopangnya, serta kenangan atas almarhum Koestono alias Tony yang jenius, kaya raya kreativitasnya dan matang–­menyodorkan kepada kita bukan saja kenikmatan ‘purba’ yang aneh, namun juga menyertakan sejumlah pertanyaan kehidupan yang mendasar.

Profesi Menyusui

“Saya berpendapat bahwa saat ini sangat urgen untuk diinisiatifi sebuah profesi baru”, Gendhon mengawali laporannya tentang “Air Susu Ibu sebagai satu dari sekian keajaiban Allah yang dianugerahkan ke dalam tubuh setiap manusia”.

Infografis

Mènèk Blimbing

Satu Masjid Kita

Tetes. Apakah tetes itu? Tetes adalah pola aliran, ia hadir setelah grojokan dan sebelum guyuran. Tetes di dalam tulisan Mbah Nun hadir setelah guyuran daur dan sebelum khasanah, atau daur lagi.

Sinau Bareng Berbagai Aspirasi Islam

Pada saat Sinau Bareng di Alun-alun Purbalingga dalam rangka HUT-nya ke-187 beberapa waktu lalu (16/12/17), Cak Nun sempat mengatakan di awal seraya memuji dan berempati kepada tekad dan kesungguhan yang hadir, “Iki ora negara Islam, tapi yo istighotsah.

FotoMozaik

Bangbang Wetan Januari 2018

Majelis Maiyah Bangbang Wetan mengawali perjalanan rutin bulanannya di tahun 2018 pada tanggal 7 Januari dengan tema “Macak Gagah” bersama Sabrang MDP, Kyai Muzammil, dan Pak Suko Widodo di Pendopo Cak Durasim.

Tadabbur Daur

Indra Agusta

Hujan Laron di Tahun Waspada

Musim penghujan selalu menawarkan kerinduan bagi penelisiknya tersendiri, termasuk bagi saya pribadi. Hujan merupakan limpahan rahmat dari Sang Khalik, bukti konkret bahwa cinta-Nya dapat dirasakan semua mahkluk.

Ada sawah-sawah yang kemudian tergenang, hutan-hutan yang basah semakin pepat, tegalan yang dibenihi akan segera menjulur tunasnya, atau laron-laron yang berdansa riang menyambut tanah yang mulai rekah, seperti kidung cinta tarian mereka di bawah Cahaya, sekalipun kita sebagai mahkluk lain tahu tak seberapa usianya.

Muhammadona Setiawan

Doa Kami Masih Sama

Beragam cara dilakukan orang atau masyarakat untuk memperingati hari kelahiran manusia agung-unggul, uswatun hasanah, rahmat bagi semesta, yakni Muhammad bin Abdullah. 

Indra Agusta

Lelaku Jalan Sunyi

Sugih tanpo bondho digdaya tanpa Aji
Trimah mawi pasrah, sepi pamrih tebih ajrih
Langgeng tanpo susah, tanpo seneng antheng mantheng
Sugeng jeneng..

Video

Simpul Maiyah

Amenangi Zaman Now

Hakikat dari orang-orang berkumpul, bekerjasama, berorganisasi, adalah supaya Rahmat dari Tuhan dapat terdistribusi dan menjadi Berkah bagi semesta alam.

Bakti = Bukti

Dalam proses perjalanan sejarah mahluk hidup di dunia ini, ada saja yang tertinggal, entah itu terekam oleh sejarah oleh jejak peradaban atau oleh keadaan.