Headline

Daur-II • 052

Tuhan di Bilik Terpencil

Mbah Sot sangat takjub kepada akal dan logika Nabi Isa:

Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau.

Daur-II • 051

Engkau dan Ibumu

CakNun.com

Mbah Sot mengeluh amat mendalam sampai cengeng, “Andaikan aku berilmu, apa yang bisa dibanggakan dari ilmu itu kalau kebanyakan penduduk dunia menuhankan yang bukan Tuhan.

Maiyahan

Tajuk

RAHMATAN LIL’ALAMIN UNTUK INDONESIA

Saya hidup di tengah pihak-pihak yang berpolarisasi secara hitam-putih, sementara saya tidak pernah bersikap hitam-putih. Negara ini didominasi oleh kelompok-kelompok dengan kepentingannya masing-masing, sementara kepentingan saya ada di tengah itu semua: yakni ‘Rahmatan Lil’alamin untuk Indonesia’

Pustaka Emha

Ilat, Illat, Ilah, Ilahi

Ternyata ujung maksud Pèncèng dengan topik kulinernya adalah othak-athik-gathuk dari kata “ilat”. Untung saya bukan jenis orang yang skeptis terhadap kebiasaan budaya orang Jawa itu semacam itu.

CakNun.com Ternyata ujung maksud Pèncèng dengan topik kulinernya adalah othak-athik-gathuk dari kata “ilat”. Untung saya bukan jenis orang yang skeptis terhadap...

Empat Obat Galau

Pèncèng merespons, “tapi kalau pas hati galau, yang enak memang hanya empat: tidur atau makan banyak-banyak, nyanyi keras-keras, atau nggerundel dan misuh….”.

CakNun.com Maksud Gendon itu suatu analisis, bahwa bangkitnya industri kuliner di Yogya khususnya dan Indonesia pada umumnya disebabkan oleh situasi kegugupan massal.

Seni Kuliner

“Dulu Yogya adalah mercusuar kesenian nasional”, Pèncèng menguraikan, “untuk waktu yang sangat lama, berpuluh-puluh tahun, Yogya adalah laboratorium utama dunia seni rupa, bersaing dengan Bandung.

CakNun.com Culinary Art. The Art of Culinary. Para senimannya ada yang level Cooks, ada yang Chefs. Mereka tergolong pahlawan kehidupan. Pejuang-pejuang penguak...

Khasanah

Politik Fir’auni Vs Politik Nabawi (2)

Tidak selesainya suatu permasalahan dijadikan alat untuk memperkuat kekuasaan. Tidak menyelesaikan masalah menjadi bagian dari menyelesaikan masalah itu sendiri.

CakNun.com Berbeda dengan politik fir’auni yang tujuannya memperoleh kekuasaan dan mempertahankannya dengan menghalalkan segala cara seperti mengkotak-kotakkan....

Menyelami Maiyah Cinta Segitiga

Dalam mendalami Cinta Segitiga, bahwa pada kajian tersebut, kata Ma’a di dalam Al-Qur`an disebutkan sebanyak 161 kali berada di antara relasi atau kebersamaan tiga titik di dalam segitiga.

CakNun.com Jamaah Maiyah untuk mengingat-ingat kembali, menggali, memperdalam, mendiskusikan, meng-ijtihadi bersama ilmu dasar itu, yaitu Maiyah Cinta Segitiga.

Wong²an

“Bukan Demokrasi Benar Menusuk Kalbu”

Saya yakin akurasi masalahnya tidak pada apa yang diucapkan oleh Nusron. Apapun yang dia ucapkan, itu akibat. Yang perlu kita temukan adalah sebab-nya. Nusron, juga Ahok, bahkan Presiden dan Pemerintah secara keseluruhan, tidaklah benar-benar ada dan hadir sebagai dirinya sendiri, melainkan merupakan representasi dari semacam sindikasi kekuatan dan niat kekuasaan serta modal sangat besar di belakangnya. Dengan idiom lain: Nusron hanya peluru, bukan bedilnya. Dia hanya mercon, ada tangan yang melemparkan dan membantingnya.

CakNun.com Karena hilir persaingan politik adalah kemenangan dan kekuasaan, bukan kebenaran dan keadilan, maka banyak output sosial demokrasi yang menyakitkan rakyat.

Tadabbur Daur

Mènèk Blimbing

Asepi

Seribu Idul Fitri
Untuk Seribu Diri

Pencapaian diri-rakyatmu mungkin adalah ketangguhan untuk tidak terhina oleh pelecehan, tidak menderita oleh penindasan, tidak mati oleh pembunuhan.

CakNun.com Yang hari ini dan yang tahun kemarin sama-sama Idul Fitri, tetapi Idul Fitri yang hari ini bukanlah Idul Fitri yang tahun lalu maupun yang tahun depan.

Mbah Ratmo dan Wayang Kardus

Tujuh puluh enam (76) tahun bukanlah usia yang muda lagi untuk berkarya.

CakNun.com Selain tokoh wayang, Mbah Ratmo juga membuat wayang berupa binatang. Mbah Ratmo juga sering memanfaatkan wayangnya untuk media mendongeng.

Simpul Maiyah

Kembali ke Huma Berhati

Cak Dil pada pertengahan bulan Januari ke Bandung dan berdiskusi bersama penggiat memetakan permasalahan sosial dan pertanian yang dialami masyarakat Indonesia.

CakNun.com Jamparing Asih #JAJan mengambil tema "Kembali ke Huma Berhati" yang merupakan kutipan puisi “Apa Ada Angin di Jakarta” karya Umbu Landu Paringgi.

search cart twitter facebook gplus youtube ornamen-left ornamen-right