Tajuk

Tajuk Lainnya

Maiyahan

Maiyahan Lainnya

Menikmati Cara Hidup Sorga

Bulan November bagi arek-arek Surabaya dimaknai sebagai momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu untuk menegakkan martabat tanah air dan bangsanya.

Pustaka Emha

Pustaka Emha Lainnya

Khasanah

Khasanah Lainnya

Sabbaha Lillahi Ma Fis Samawati wal Ardl

Barangkali teman-teman sempat mengingat atau mencermati pada saat mengantarkan suatu nomor shalawat atau lagu yang dibawakan KiaiKanjeng dalam Sinau Bareng, Mbah Nun menguraikan posisi seperangkat alat musik KiaiKanjeng seperti gamelan, bonang, dan lain-lain.

Makna Al-Abshar

Dalam al-Qur’an surat al-An’am ayat 103, Allah mengatakan La tudrikuhul absharu wa huwa yudrikul abshar wa huwal lathiful khobir.

Makna Yartadda

Dalam beberapa kali majelis ilmu Maiyah dan Sinau Bareng, Mbah Nun menyitir surat al-Maidah ayat 54 untuk membaca keadaan saat ini.

Bidikan Terpilih

Bidikan Lainnya

Kizano

Kizano Lainnya

Terus Berkarya

Terentang 44 tahun sejak karya Mbah Nun dibukukan di tahun 1975 hingga kini 2019, yang terdokumentasi sebanyak 91 buah.

Asepi

Asepi Lainnya

Mozaik

Mozaik Lainnya

Mènèk Blimbing

Mènèk Blimbing Lainnya

Tadabbur Daur

Tadabbur Daur Lainnya

Video

Video Lainnya

Simpul Maiyah

Simpul Maiyah Lainnya

Negara Ta’lih

Yang bukan tuhan dituhankan
Yang tuhan tak dijadikan sesembahan
Orang mabuk di putaran gelombang
Terseret dari salah paham ke salah paham

Kekuasaan dan kemegahan
Uang dan segala bentuk kekerdilan
Berfungsi tuhan
Karena dinomor satukan

Dua bait puisi di atas adalah puisi karya Cak Nun yang merupakan bagian ke-7 dalam puisi “Tuhan sudah sangat populer”.

Buku Cak Nun