Malam ini Bangbang Wetan genap berusia 11 tahun. Acara digelar di halaman TVRI Surabaya.
Malam ini Bangbang Wetan genap berusia 11 tahun. Acara digelar di halaman TVRI Surabaya.

Lanskap Bangbang Wetan malam ini sedikit berbeda. Jajaran gamelan dan alat musik lain memenuhi separuh luas panggung. Tanpa terop, sehingga ketika jamaah menengok ke atas terlihat langit cerah lengkap dengan rembulan yang masih bersinar terang.

Hari ini adalah “Nggayuh Welasan, Sebelas Tahun Bangbang Wetan”. Jamaah memenuhi lokasi acara tanpa sekat merapat ke panggung sedari awal. Sejumlah pedagang keliling juga terlihat lebih semarak menawarkan dagangannya langkah demi langkah. Perjalanan panjang Bangbang Wetan hingga tahun kesebelas malam ini menemui langkah awalnya kembali.

Kurang lebih seperti nostalgia. Satu per satu jamaah turut bergabung di atas panggung menceritakan kesan tentang Bangbang Wetan sejak pertama mereka kenal dan mengikutinya.

Ada delapan orang di atas panggung, termasuk para dosen muda yakni Mas Haidar dari Unair dan Mas Bahaudin dari UIN Sunan Ampel. Mas Fahmi Agustian juga datang sambil menyampaikan salam persaudaraan dari pegiat Maiyah Kenduri Cinta Jakarta.

Satu hal yang secara tidak sadar disepakati bersama oleh semua yang hadir malam ini adalah bahwa Maiyahan adalah tempat terbaik untuk belajar banyak hal. Tempat menepi dari berbagai keriuhan duniawi.

Nggayuh Welasan Bangbang Wetan