Idul Fitri Atas Dasar Kemurahan Allah

Avatar

Ke manapun Mbah Nun pergi rasanya energi silaturahim selalu terbawa. Walau pada saat berada di panggung Mbah Nun sempat membercandai “Kesalahan besar UNY mengundang saya, wong saya ini bukan siapa-siapa”. Tapi kalimat tersebut disambut oleh Prof. Suminto A Sayuthi, “Hal ini sudah dikumandangkan oleh Cak Nun sejak tahun 76.” Dan Pak Suminto pun mengutip puisi karya Mbah Nun.

Yang mendasar yang dipaparkan oleh Mbah Nun pada pagi ini adalah membangun kesadaran bahwa aslinya kita sangat tidak layak beridul fitri karena kita belum pernah lulus betul dalam berpuasa. Tapi kita diberi kesempatan ber-Idul Fitri atas dasar kemurahan dan kinasih Gusti Allah Swt.

Senin pertama pasca hari raya Idul Fitri 1440 H tahun ini, 10 Juni 2019, jajaran rektorat, pengajar, dan civitas kampus Universitas Negeri Yogyakarta tampaknya merasa butuh energi baru untuk memulai kembali segala kegiatan setelah beberapa hari libur hari raya. “Merajut Silaturrahim Untuk Memperkuat Persatuan Menuju UNY Unggul”, kalimat yang terpampang di background panggung di Gedung Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta sejak pagi hari, acara dijadwalkan bermula pukul 08.00 WIB. Bersanding dengan kalimat tersebut foto Mbah Nun dengan ukuran yang pas.

Lainnya