Sinau Bareng HUT Kota Semarang

Malam ini, 25 April 2017, Cak Nun KiaiKanjeng memenuhi undangan Pemkot Semarang untuk Sinau Bareng bersama masyarakat Semarang dalam rangka HUT Kota Semarang ke-470.
Malam ini, 25 April 2017, Cak Nun KiaiKanjeng hadir di Balai Kota Semarang untuk Sinau Bareng dalam rangka HUT Kota Semarang ke-470.
Malam ini, 25 April 2017, Cak Nun dan KiaiKanjeng akan hadir di Balai Kota Semarang untuk Sinau Bareng dalam rangka HUT Kota Semarang ke-470. KiaiKanjeng meluncur lebih awal (Foto: Adin).

Malam ini, 25 April 2017, Cak Nun dan KiaiKanjeng memenuhi undangan Pemerintah Kota Semarang untuk Sinau Bareng bersama masyarakat Semarang dalam rangka HUT Kota Semarang ke-470. Acara juga dimaksudkan untuk sekaligus peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw.

Teman-teman penggiat dan jamaah Maiyah Gambang Syafaat yang rutin menggelar acara setiap tanggal 25 di Masjid Baiturrahman Simpang Lima, malam nanti semuanya akan bergabung jadi satu dan duduk bersama mengikuti Sinau Bareng di Balai Kota Semarang ini.

Sementara itu, siang ini KiaiKanjeng sudah meluncur menuju Semarang, dan terlebih dahulu mampir makan siang di Warung Ijo Brongkos Mbak Prih di pinggir jalan Jogja-Magelang tepatnya di Tempel Sleman.

Setelah makan siang dirasa cukup, KiaiKanjeng segera melanjutkan perjalanan diiringi hujan yang pelan-pelan mulai turun.

Hanya berjarak beberapa meter dari warung itu, di putaran jalan, sebuah truk besar, yang entah bagaimana prosesnya sudah terlihat melintang dan tak bisa bergerak sehingga menimbulkan macet agak panjang dari arah utara atau Magelang.

Sejauh dapat disimak dari berbagai penuturan, Sinau Bareng dapat dirasakan sebagai proses agar seseorang tidak mengalami kemacetan (pikiran, spiritual, kultural) di dalam dirinya, atau sekurang-kurangnya tidak menjadi faktor yang menyebabkan terjadinya kemacetan, dan syukur bila dengan Sinau Bareng itu seseorang justru dapat bermanfaat mengurai kemacetan.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image