Malam Tirakatan Bersama Cak Nun dan KiaiKanjeng

Cak Nun dan KiaiKanjeng mengajak seluruh warga Wringinputih Borobudur menyanyikan Indonesia Raya dan Syukur memulai inti Tirakatan memeringati HUT Kemerdekaan RI ke-72.
Cak Nun dan KiaiKanjeng mengajak seluruh warga Wringinputih Borobudur menyanyikan Indonesia Raya dan Syukur memulai inti Tirakatan memeringati HUT Kemerdekaan RI ke-72.

Memasuki desa ini, kita disuguh suasana perkampungan desa yang asri dan guyub. Aneka pepohonan dari kelapa, rambutan, pepaya, hingga gori semua ada dan menyatu dengan rumah-rumah warga. Itulah desa Wringinputih kecamatan Borobudur Magelang. Ada sekitar 1000 KK merupakan penduduk desa ini. Beragam latar belakang mereka. Mayoritas petani dan hampir 90% Nahdliyin.

Malam ini mereka masyarakat Desa Wringinputih ini sedang bergembira khusyuk karena kehadiran Cak Nun dan KiaiKanjeng tepat pada malam yang istimewa, yaitu malam Tirakatan dalam rangka memeringati HUT Kemerdekaan RI ke-72. Acara diselenggarakan di Lapangan Balkondes Wringinputih dan merupakan kerjasama berbagai komponen masyarakat, para pemuda, Anshor, Banser, pemerintah desa, PT. Patra Jasa, dll. Ketua panitia menyampaikan kehadiran Cak Nun dan KiaiKanjeng ini sudah dicita-citakan sejak tiga tahun silam, dan malam ini alhamdulillah terwujud.

Warga masyarakat, para tokoh masyarakat dan pemerintahan semuanya berhimpun di lapangan ini untuk Tirakatan bersama Cak Nun dan KiaiKanjeng dalam tajuk “Laku dan Lelaku Kebangsaan”. Tatkala Cak Nun tiba di panggung, acara segera masuk ke kekhidmatan cinta kepada tanah air Indonesia yaitu dengan melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Syukur. Semua berdiri, semua khidmat, dari desa yang asri ini untuk Indonesia tercinta.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image