Indahnya Kebersamaan di Sukodono

Semoga tidak ada “Qulubuhum Syatta" di Sukodono.
Semoga tidak ada “Qulubuhum Syatta” di Sukodono.

Acara malam ini sangat menarik. Digagas oleh Komunitas Cah Sukodono Sragen South Korea (Komcasok), di mana komunitas ini memiliki slogan “Indahnya Kebersamaan”.

Keindahan itu dirajut bersama-sama, Sinau Bareng dengan berbagai elemen masyarakat Sukodono. Dari unsur ormas seperti NU, Muhammadiyah, LDII, MTA, Jama’ah Tabligh, dan Ansor. Didukung juga oleh beberapa perguruan pencak silat seperti Setia Hati, Kera Sakti, dan Pagar Nusa. Ditambah sokongan Satkom-Kamtibmas dan Linmas.

Rajutan kebersamaan itu diperkuat dengan kunci ilmu dari Mbah Nun. Bahwa pasti banyak hal yang tidak kita setujui. Pendapat masing-masing kelompok berbeda-beda. Tidak setuju itu tidak apa-apa asal tidak menjadikan pecah belah. Tidak perlu bantah-bantahan dan memaksakan pendapat. Tantangan bersama yang dihadapi bangsa ini jauh lebih besar daripada saling bertengkar mengenai hal-hal yang seharusnya tidak perlu dipertengkarkan. Malam ini kebersamaan itu tampak jelas pada bersandingnya logo-logo semua ormas dan perguruan beladiri itu di backdrop panggung.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image