32

Tuhanku
inilah aku, abdi-Mu
telanjang setiap saat bagi-Mu
rajah dan hancurkan
dan mungkin saja ia hancur
tapi, atas kekasih-Mu
mungkin juga tidak.
angin busuk amat keras
matahari membakarkan panas
tapi jiwa anugerah-Mu
bisa menelan baja membara
yang pegas.
ayo, Kekasihku
Engkau bakal terus kusongsong
dengan pisau-Mu
tikam aku dan jilat darahku
kerongkonganku menggelak; haus
akan api-Mu

Buku Cak Nun