Emha Ainun Nadjib

Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metoda perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

Website Twitter Facebook Google+
Emha Ainun Nadjib

Ambisi Pribadi

Kalau sekadar cita-cita menjadi presiden, pengusaha sukses, tokoh berprestasi, orang kaya dan yang semacam-macam itu, sangat mudah mencapainya.

Emha Ainun Nadjib

Muhammad Hadir Kembali

Muhammad senantiasa hadir kembali. Muhammad senantiasa lahir dan lahir kembali: memunculkan “diri”-nya dalam setiap konteks pemikiran, manifestasi peradaban dan kebudayan, serta dalam setiap produk dan ungkapan kemajuan.

Emha Ainun Nadjib

Wahai Do

Manusia pura-pura tidak mengerti perbedaan antara Do pada “Ya ayyuhannas[1] (An-Nisa: 170) dengan Do pada “Ya ayyuhalladzina amanu[2] (As-Shaf: 2), apalagi “Ya ayyuhal kafirun[3] (Al-Kafirun: 1).

Emha Ainun Nadjib

Bekal Ilmu

Orang yang menjalani hidup di jalan keinginan, cukup berbekal nafsu, ditambah sedikit ilmu yang kompatibel dengan nafsunya itu.

Emha Ainun Nadjib

Khilafah Para Titah

Di antara manusia-manusia selama beratus-ratus bangunan sejarah peradaban, ummat manusia di Zaman Now inilah yang paling tidak memperlihatkan tanda-tanda bahwa mereka serius mengurusi manusia.

Emha Ainun Nadjib

Dagang Informasi

Orang terkesan seolah-olah informasi adalah urusan nilai, pengetahuan dan ilmu, padahal itu dagang.