Sing Sareh, Saleh!

Mukadimah Kalijagan November 2018

Ada seorang tua, ampuh, dan disegani. Keilmuannya diakui, menjadikan orang-orang hormat padanya.

Suatu ketika ada seorang bocah ABG ingin menjajal kemampuannya. Ia menyangsikan keampuhan orang tua itu. Ia tidak percaya orang tua itu patut disegani. Ia menggoda. Ia memperolok, ia julur-julurkan lidah ke arah orang tua itu. Apa saja yang dilakukan orang tua itu salah dan tidak ada benarnya.

Ada dua pilihan bagi orang tua itu, melayani tantangan anak muda itu atau membiarkannya. Anak muda itu memang menjengkelkan. Ia tidak mengukur kekuatannya. Ia hanya modal berani. Tidak mampu melihat konstelasi secara menyeluruh, tidak mempertimbangkan akibat chaos yang sangat mengerikan.

Jika orang tua melayani maka akan terjadi chaos dan banyak orang yang tidak bersalah menjadi korban. Pilihan sareh adalah pilihan yang paling bijaksana meskipun berat. Sareh itu nilai dari puasa, menahan diri. Meski mampu tetapi kita menahan diri untuk tidak melakukannya demi kemaslahatan. ‘SING SAREH, SALEH!’ menjadi tema Kalijagan, Jum’at, 2 November 2018 di Universitas Sultan Fatah.