Kebal dan Bebal

Tuhan memberi daya imunitas kepada manusia. Ia berfungsi untuk mempertahankan diri, tapi ia juga bermakna negatif jika ia melampaui takaran kewajaran — di mana kondisi kebal bukan lagi identik dengan situasi kebal, melainkan bebal.

Tuhan memberi daya imunitas kepada manusia. Ia berfungsi untuk mempertahankan diri, tapi ia juga bermakna negatif jika ia melampaui takaran kewajaran — di mana kondisi kebal bukan lagi identik dengan situasi kebal, melainkan bebal.