Sinau Bareng, Sunyi, Cinta dan Kegembiraan Atas Petisi Warga Lapas

Demi cinta warga Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun kepada Mbah Nun, mereka mengajukan Petisi kepada petugas Lapas untuk mendatangkan Mbah Nun dan KiaiKanjeng. Mereka ingin Sinau Bareng. Dan para Petugas Pemasyarakatan mewujudkan aspirasi tersebut.

Cinta pun bersambut, Mbah Nun membalas cinta dengan menggembirakan dan menguatkan hati dan pikiran mereka. Tertawa lepas. Mengajak bergembira yang disukai Allah.

Cinta itu juga terwujud dari seorang terhukum kasus terorisme yang membuat sebingkai kaligrafi yang dipersembahkan kepada Mbah Nun. Dan juga warga Lapas Kelas I Madiun yang terhukum seumur hidup bernama Hery, yang membikin kotak rokok dengan inisial CN dari kayu, untuk Mbah Nun.