Sinau Bareng “Kereta Api Bersatoe”, Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) dan KAI Groups, Halaman BPTT Darman Prasetyo, Lempuyangan Yogyakarta, Senin, 14 November 2022

Kiai Sabuk Wesi

Foto: Adin (Dok Progress).

MBAH GEOL
Misalnya, tidak jelas tujuan hidup ini Dunia atau Akherat. Wong nyatanya mereka hidup di dunia tapi tujuannya ya dunia. Wong sudah di dunia kok mencari dunia. Hidup di dunia ini sebuah perjalanan, tujuannya ya akherat. Ada ayatnya di Qur`an: “Wala tansa nashibaka minad-dunya…”. Kalau minad-dunya itu artinya dari dunia. Jadi ayatnya: minad-dunya, bukan fid-dunya. Kalau minad-dunya terusnya ya ilal-akhiroh. Kalau dari dunia ya ke akherat. Mosok dari dunia ke dunia. Itu Namanya jalan di tempat. Bahasa millenialnya: stagnan.

DONI
Edan. Jebul Mbah Geol ki Kiai, tur millennial.

BUYUT IRODAT
Lho Simbahmu Geol ki aslinya pancen Kiai. Nanging mergo ono tattoo Hitler di tangannya, terus dia tidak memperoleh Sertifikasi Kiai.

AJIT
Simbah ini sudah lama dikenal sebagai Pakar Vitalitas. Lama-lama masyarakat mengenalnya tidak sebagai Kiai atau Syekh, melainkan sebagai Lelananging Jagat.

DONI
Lha ning wis suwe Dudo nganggur.

MBAH GEOL
Itu kan hanya soal teknis. Asalkan manusia itu kreatif, segala hajat tetap bisa dilaksanakan dengan berbagai cara.

BUYUT IRODAT
Wis tho Mbah, ojo njur katut saru. Ajit Doni ojo marahi Mbah Geol kelingan sing ora-ora. Harap ingat Mbah Geol ini bagian atasnya Buto tapi bagian bawahnya Arjuna atau Janoko.

MBAH GEOL
Lha Buyutmu Irodat iki derajate Betoro Guru nanging ora nyejo duwe anak Betoro Kolo.

BUYUT IRODAT
Wis wis Mbah. Doni, tadi kamu matur bahwa teman-temanmu bermaksud sowan ke saya dan Mbah Geol itu jelasnya gimana?

AJIT
Setahu saya gini Mbah. Doni dan teman-temannya dari SPKA ini bersyukur dalam dunia kereta api Indonesia berlangsung yang namanya Revolusi Yonan. Tetapi ada juga yang sekarang mereka cemaskan.

MBAH GEOL
Opo kuwi?

AJIT
Yonan itu singkatan dari Yono Tenan.

MBAH GEOL
Oooo yono…. Yono kuwi artie dalan. Bisa disebut jalan kereta api.

AJIT
Maksudnya Revolusi Yonan adalah upaya besar-besaran dan revolusioner untuk memperbaiki dunia perkereta-apian. Makanya disebut Yono Tenan.

DONI
Revolusi Yonan memang mengubah keadaan perkeretaapian Negara kita secara mendasar. Dengan KAI, Yono Tenan menggelar kereta api nasional menjadi professional, penuh disiplin, on-time, tertib dan pagar-pagarnya kokoh, sehingga tidak bisa main-main lagi seperti dulu. Baik aturan perjalanan keretanya, kondisi Stasiunnya, aturan pegawai dan petugas-petugasnya.

MBAH GEOL
Lha menemui saya untuk apa? Wong sudah Yono Tenan gitu kok.

AJIT
Jelaskan segamblang-gamblangnya, Don kepada Mbah Geol.

DONI
Gini Mbah, saya baca saja aspirasi teman-teman pekerja kereta api itu supaya saya tidak keliru-keliru.

DONI
MEMBACA

Serikat Pekerja Kereta Api memiliki keresahan dan kepedulian agar Kereta Api Indonesia yang dikelola sebagai BUMN ini benar-benar memberikan kesejahteraan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Karenanya, tema yang diusung adalah “Kereta Api Bersatoe untuk Rakyat dan Bangsa Indonesia.”

Adapun Wahana Daya Pertiwi adalah semboyan dari Kereta Api Indonesia yang berarti kereta api sebagai sarana transportasi andalan guna mewujudkan kesejahteraan bangsa.

Reformasi perkeretaapian yang sudah berjalan dengan baik tetap harus mengarah pada kesejahteraan rakyat. Hal ini dirasa sangat penting oleh teman-teman SPKA, sebab sebagai BUMN yang berkat Reformasi tersebut telah menjelma sebagai perusahaan yang bagus dan menarik, bisa saja terjadi ancaman terhadap PT KAI yaitu Privatisasi (dijual ke luar negeri, dan atau diswastakan) dan Oligarkhi (dikuasai oleh segelintir orang-orang berduit).

Oligarkhi di sini dalam arti banyak pekerjaan dari KAI yang diambil sebagai proyek oleh segelintir orang berduit itu saja, sehingga tidak merata ke banyak pihak/usaha masyarakat.

Pasca Reformasi KAI, usaha agar kereta api tetap memberikan manfaat bagi rakyat telah dilakukan semisal memberikan tempat bagi usaha kecil makanan untuk masuk ke dalam menu restorasi kereta api. Kereta Api Indonesia harus menjadi BUMN yang sejati yang berarti milik rakyat.

SPKA juga ingin agar masyarakat tidak lupa bahwa sejarah Kereta Api di Indonesia tidak lepas dari perjuangan rakyat yang bekerja sebagai pekerja kereta api pada masa penjajahan. Ketika Indonesia mereka, rakyat pekerja inilah yang langsung melakukan nasionalisasi atas kereta api itu, bukan jajaran elit atau pimpinannya. Nasionalisasi kereta api dari tangan penjajah yang dilakukan oleh rakyat/pekerja merupakan nasionalisasi yang pertama atas perusahaan-perusahaan yang dijalankan penjajah kolonial di Indonesia. Ini adalah sumbangsih kereta api Indonesia bagi sejarah kemerdekaan Indonesia. Jadi, kereta api Indonesia adalah sejarah rakyat, sejarah pekerja, sejarah bangsa Indonesia. Sewajarnyalah kereta api Indonesia dijalankan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.