Agama Berorientasi Perilaku

Sesekali, kita perlu keluar dari arus utama atau mainstream, agar dapat menangkap esensi agama dengan jernih: sebagai kebangkitan nurani dan kebijaksanaan diri menjalankan nilai-nilai kemanusiaan.

Manakala agama diorientasikan kepada perilaku, maka ajaran-ajarannya akan menjadi sederhana.

Manusia akan segera mengerti pesan-pesan Tuhan setiap kali mengaktifkan nuraninya dan menggambarkan kehidupannya sendiri berdasarkan kepercayaan dan keyakinannya.

Lainnya