CakNun.com

Peradaban Giri Gisik

Sinau Bareng Cak Nun dan KiaiKanjeng, Pembukaan Ekspo East Java Heritage 2022, GOR Poesponegoro Gresik, 25 November 2022

ISLAMI
Bahkan Dik Nia dan Yuli sudah mempersiapkan ayat-ayat Allah untuk dikontribusikan kepada hajat teman-temannya di Gresik.

Mas Imam yang mempersiapkan konsep skala waktu HERITAGE.

MBAH GEOL
Piye maksude?

Sinau Bareng Cak Nun dan KiaiKanjeng, Pembukaan Ekspo East Java Heritage 2022, GOR Poesponegoro Gresik
Foto: Adin (Dok Progress).

IMAM
East Java Heritage di Gresik itu harus dibatasi kurun waktunya. Mungkin 100 tahun, mungkin 1000 tahun, atau sekian puluh ribu tahun, atau ditentukan sejak awal mula penciptaan Bumi dan alam semesta.

MBAH GEOL
We la ampuh putuku Imam iki. Kowe yo ngerti kuwi kabeh sing kok omongke?

IMAM
Ya kami mencari bersama. Melakukan survey, riset dan perumusan bersama.

MBAH GEOL
Coba jelaske. Aku kok rasane kepencrut ngrungokke omonganmu.

IMAM
Kalau skalanya sangkan paraning dumadi, ya harus dimulai dari penciptaan NUR MUHAMMAD, sampai kumparan cahaya ciptaan Allah itu memecah menjadi jagat, alam semesta, galaksi-galaksi, planet-planet, satelit-satelit. Kemudian khusus Bumi ini diteliti sejak awal mulanya.

MBAH GEOL
Kowe Imam putuku. Potonganmu koyo ngono kok isa-isane ngerti kawruh duwur ombo lan wingit ngono kuwi?

IMAM
Sebelum ada kepulauan Indonesia yang jumlah pulaunya 13.000 lebih seperti sekarang ini, yang ada hanya Pulau: Natuna, Bangka, Belitung, Priyangan, Sewu (Yogya), dan gugusan Nusa Kendeng, dari Solo sampai Surabaya. (termasuk Kabuh, Pucangan) Sedangkan di luar atau sekitarnya masih berupa lautan.

Ketika terjadi Pengangkatan Lipatan Kabuh yang merupakan titik bertemunya 3 lempeng benua, maka terbentuklah daratan luas mulai dari Semenanjung Malaka, tersambung dengan Sumatera, Jawa, Kalimantan.

Di atas dataran luas itulah ada peradaban tinggi, yang merupakan asal mula gen manusia di muka bumi dan merupakan awal penyebaran budaya tanam/sawah dari manusia Jawa.

BUYUT IRODAT
Hwarakadah! Sopo sing ngandani kowe bab kuwi kabeh, Cung?

IMAM
Sanad atau bahan referensinya saya himpun dari macam-macam peneliti. Yang barusan saya ungkapkan tadi itu menurut para leluhur tanah Jawa sendiri, dan secara resmi dituliskan oleh seorang ahli dari Jerman namanya Eivenhomer.

BUYUT IRODAT
Lha makhluk kana ran Eivenhomer kuwi kowe le ketemu ning ngendi?

IMAM
Kulo niki nglampahi MALIOBORO.

BUYUT IRODAT
Kok nglakoni MALIOBORO?

IMAM
Malioboro niki asline: Dadio Wali kang Ngumboro. Lha kulo niki putune Mbah Geol yang juga senang mengembara.

BUYUT IRODAT
Nek Mbahmu Geol ki pancen Pertapa sekaligus Pengembara. Dia mengembara tidak hanya mengelilingi Bumi, bahkan sampai ke Ngalam Kajiman.

NIA
Ngalam Kajiman niku nopo Yut?

BUYUT IRODAT
Alam Jin. Jagat makhuk Allah yang berupa Jin. Benua Jin Negeri Jin. Hutan belantara Jin. Kampung-kampung Jin. Pohon-pohon dan gerumbul-gerumbul Jin. Di situ itu sabane Mbah kalian Geol ini.

MBAH GEOL
Ha yo golek kawruh. Mbiyen awale yo sambi golek sisihan, jodho, demi mengejawantahkan vitalitas hidup.

BUYUT IRODAT
Teruskan, Imam, uwur-uwur sawurmu bab sejarah tadi.

IMAM
Pada 11.000 Sebelum Masehi karena letusan Gunung Krakatau, abunya yg tertiup angin tenggara, mencairkan es/salju di dataran Asia, sehingga mengalir ke selatan, memisahkan Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Juga Malaka.

Sebagian ahli sejarah berpendapat, saat itulah terjadi apa yang dikenal sebagai Banjir Nuh. Itu luapan air laut akibat getaran sangat besar yang dipicu oleh letusan Gunung Krakatau.

Setelah Bahtera Kapal Nabi Nuh mendarat di tempat yang sekarang terletak di Turki Selatan, berlangsung pembagian dan penyebaran para penumpang Kapal Nuh itu, termasuk anak beliau yang bernama Javeth bersama sejumlah orang, menyebar ke arah timur dan kemudian menurunkan kelompok-kelompok yang akhirnya menjadi Bangsa Jawa.

Kelompok lainnya ada yang ke Timur Tengah menjadi Bangsa Mesir dan Arab, ada yang ke utara barat menjadi Bangsa Aria, ada yang ke wilayah yang sekarang disebut India, Cina dll.

Di Pulau Jawa dan umumnya kemudian berlangsung Peradaban Sawah, Pertanian dan Hutan rempah-rempah, yang kemudian menyebar ke kepulauan Nusantara dan wilayah-wilayah yang lebih luas. Itu Namanya Jawawud. Peradaban Sawah dan Rempah-rempah.

MBAH GEOL
Wah Imam iki putuku tenan. Duwe kawruh dan pengetahuan tentang masa-masa lalu yang jauuuuh. Sampai-sampai wajahnya tergambar seperti manusia purba.

BUYUT IRODAT
Imam iki Putune Mbah Geol sing paling sregep dan jangkauan pembelajarannya sangat jauh.

NIA
Lha pados bojo mawon milih lare Hongkong.

MBAH GEOL
Mam Imam, Cung. Sing kok omongke mau yok tok uwar-uwarke ning Gresik nggon acara Heritage kuwi?

IMAM
Ha nggih Mbah.

MBAH GEOL
Mendahne kanca-kancamu lak podo gumun kabeh nang kowe.

IMAM
Ya ndak Mbah. Generasi sekarang ini pinter-pinter kok.

BUYUT IRODAT
Apa tho tujuan acara Heritage di Gresik itu, Le?

ISLAMI
Nyuwun sewu saya baca resminya tujuan acara itu ya….

BUYUT IRODAT
Yo kono. Ben Buyut lan Mbahmu sing wis tuwo-tuwo iki krungu lan sinau mangerteni alam pikirane cah-cah nom.

ISLAMI
Tujuan East Java Heritage Expo 2022 ini adalah:

  1. Memperkenalkan dan mengeksplorasi potensi budaya dan sejarah pada masa perkembangan Islam di wilayah Pesisir Utara Jawa Timur;
  2. Sebagai salah satu upaya pelestarian dan penyebaran informasi mengenai nilai-nilai filosofi dan budaya dari para Wali di Jawa Timur kepada masyarakat;
  3. Sebagai wadah sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan antar umat beragama;
  4. Sebagai ruang dialog bagi pembahasan perkembangan, dinamika dan pelestarian dari aspek religi, ekonomi, budaya dan heritage di masa mendatang.

Acara ini mengambil tema “Citragama Wali dan Peradaban Islam Jawa Timur”.

Sasarannya: Kegiatan “East Java Heritage Expo” atau “Expo Peninggalan Sejarah dan Cagar Budaya Jawa Timur tahun 2022” dimaksudkan untuk menyuguhkan beberapa aspek cagar budaya peradaban Islam di Jawa Timur baik dari aspek religius, heritage, ekonomi, dan budaya. Pada aspek religius bertujuan membedah nilai filosofi dari ajaran para wali; pada aspek heritage bertujuan membedah nilai dan potensi sejarah dari peninggalan artefaktual dan arsitektur tradisional; pada aspek ekonomi bertujuan membedah kekuatan perekonomian kawasan pesisir terutama pada masa perkembangan Islam; dan pada aspek budaya bertujuan membedah nilai budaya warisan dari para Wali.

Secara keseluruhan: “East Java Heritage Expo” atau “Expo Peninggalan Sejarah dan Cagar Budaya” Jawa Timur tahun 2022” diselenggarakan agar bisa diikuti warga Jawa Timur, para pecinta dan pegiat sejarah khususnya beberapa warga kota dan kabupaten yang menjadi mitra kegiatan ini antara lain Kota Surabaya, Kabupaten Tuban, Kabupaten Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Gresik.

MBAH GEOL
Ampuh. Ampuh, Cung. Dowo-dowo kalimate, jero ngelmu lan penemune. Nganti Mbahmu Geol iki ora paham….

BUYUT IRODAT
Paham. Sejatine Mbahmu Geol iki paham tenan, bahkan mungkin sebenarnya lebih mandalam pemahamannya dibanding kalian semua. Cuma begitulah gaya orang kuno, style nya generasi lama, tua dan jadul, Selalu rendah hati, tawaldlu”, andap asor.

Lainnya

Nasionalisme yang Berpijak Pada Sejauh-Jauhnya Bluluk Indonesia

Nasionalisme yang Berpijak Pada Sejauh-Jauhnya Bluluk Indonesia

Hati paling dalam kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia tentunya merasakan adanya perasaan cinta kepada tanah air tempat kita dilahirkan atau berasal-usul, perasaan terikat atau tak bisa terpisahkan dari tanah yang kita cintai ini.

Exit mobile version