CakNun.com

Presisi di Garis Tengah Hakikat Hidup

Kalau kita terlalu ketakutan kepada Covid-19 atau wabah apapun lainnya, kita menjadi seolah-olah tidak percaya bahwa ada Tuhan, Malaikat, dan staf-staf dan karyawan Tuhan lainnya. Kita merasa hidup sendirian dan di sekitar kita ada ancaman virus yang mematikan. Kita menjadi kecil hati, daya tahan tubuh kita menurun, sehingga lebih rawan untuk dipapar oleh virus.

Tetapi kalau kita overdosis dalam meyakini adanya Tuhan dengan taqwa dan tawakkal kita, kita bisa terperosok mengklaim suatu keadaan yang sebenarnya berada mutlak di tangan Tuhan. Kita mengganti teknis Prokes dengan taqwa, mengganti kewaspadaan hati dan pikiran dengan Protaf.

Kita bergeser dari presisi posisi di garis tengah hakikat hidup. Ternyata bagi Tuhan yang baik adalah kita terpapar Covid-19 sehingga mati. Padahal ketika terpapar, kita bertentangan pendapat dengan Tuhan. Kita memastikan bahwa yang baik dan selamat adalah kalau tidak terpapar Covid-19. Maka sealim dan sesaleh apapun hidup kita, jangan sampai berpendapat dengan mengklaim bahwa Tuhan juga berpendapat seperti kita.

Lainnya

Balada Baladi (2)

Balada Baladi (2)

Para anak cucu itu juga menyampaikan bahwa banyak orang sekampung mengeluh karena pohon-pohon di kebun mereka berbuah namun langsung membusuk dan banyak ulatnya.

Belajar Berdoa

Belajar Berdoa

Berdoalah kepada Gusti Allah supaya kita diberi kekuatan yang melebihi kesulitan atau masalah yang ...

Exit mobile version