Medium

Bagikan
  • Bagikan ke Facebook
  • Bagikan ke X
  • Kirim WhatsApp
Medium
Klik gambar untuk memperbesar.

“Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan fakhsya dan durhaka”: tidaklah bisa disalahkan shalatnya apabila si Polan yang taat shalat itu tetap bandit dan korupsi juga. Melainkan sifat dan kadar peribadahan shalatnya, mutu, dan intensitasnya, yang mesti dituding.

Shalat dan puasa bukanlah materi minuman yang otomatis memancarkan cahaya kemusliman seseorang. Ia adalah medium, di mana manusia merupakan subjek. Ia dan subjek itu berdialog. Seorang Muslim mesti kreatif untuk menemukan kualitas dialog itu. Jika tidak, ia hanyalah penjungkar-jungkir lima kali sehari yang sia-sia.

Lainnya

Bongkah

Emha Ainun Nadjib

93

93

Emha Ainun Nadjib
Emha Ainun Nadjib

Populer

Kebon
Emha Ainun Nadjib
Maiyahan
Gugur Gunung
Kebon
Emha Ainun Nadjib
Pemimpin Yang Tuhan
Emha Ainun Nadjib
Puisi
Redaksi
Cermin
Emha Ainun Nadjib
Daur
Emha Ainun Nadjib