Wisdom of Maiyah (18)

Bebrayan Agung Maiyah

Aditya Wijaya
Aditya Wijaya
Waktu baca ± 1 menit
Bagikan
  • Bagikan ke Facebook
  • Bagikan ke X
  • Kirim WhatsApp

Bebrayan. Begitulah orang Jawa menyebutnya. Berarti berumah tangga atau bermasyarakat.

Maiyah juga sama. Menjalin pertautan yang tak cuma dibangun atas persamaan ideologi, kepentingan, atau capaian-capaian sempit materialisme. Maiyah adalah pertautan rasa dan empati, keluasan untuk menerima satu sama lain. Hanya telah tegas, bahwa Maiyah juga bersama dan membersamai Allah dalam lingkup bebrayan agung nya. Menyertakan alam yang tak cuma manusia saja.

Dan bebrayan maiyah yang menyertakan Tuhan itu, nyatanya bisa diterima juga dalam lingkup bebrayan internasional. Paling tidak selama berproses di Eropa. Dan rasa-rasanya juga sama di belahan dunia lain.

Aditya Wijaya
Aditya Wijaya
Penggiat Simpul Maiyah Mafaza (Eropa) asal Yogyakarta, penggiat Pengembangan Desa, dan alumnus Leibniz Universitat Hannover Jerman.

Lainnya

Wisdom of Maiyah

Terbaru

Populer

Kebon
Emha Ainun Nadjib
Maiyahan
Gugur Gunung
Kebon
Emha Ainun Nadjib
Puisi
Redaksi
Pemimpin Yang Tuhan
Emha Ainun Nadjib
Bongkah
Emha Ainun Nadjib