Output Takwa

Drs. Ahmad Fuad Effendy, MA
Drs. Ahmad Fuad Effendy, MA
Waktu baca ± 1 menit
Bagikan
  • Bagikan ke Facebook
  • Bagikan ke X
  • Kirim WhatsApp

Takwa secara etimologis berasal dari kata waqa-yaqi yang artinya menjaga atau melindungi diri atau orang lain dari sesuatu yang ditakuti atau yang membahayakan. Secara terminologis takwa artinya bersikap hati-hati atau menjaga diri dari apa yang dia takutkan dari Allah yaitu kemurkaan dan adzab-Nya.

Takwa adalah sikap batin. Nabi Saw menyebutnya ha huna (ada di sini) sambil menunjuk dada beliau. Output dari takwa itu adalah perilaku, yang intinya melakukan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah Swt.

Berhati-hati dan menjaga diri dari bahaya tidak berarti bersikap pasif. Menjauhkan diri dari pergaulan sosial untuk menghindarian diri dari dosa bukanlah ketakwaan. Orang yang bertakwa harus bersikap aktif karena orang beriman mempunyai tugas dan kewajiban sosial yang harus dijalankannya.

Drs. Ahmad Fuad Effendy, MA
Drs. Ahmad Fuad Effendy, MA
Marja' Maiyah. Penulis buku, Pengajar Bahasa Arab, dan Pengurus IMLA. Anggota Dewan Pembina King Abdullah bin Abdul Aziz International Center Saudi Arabia.

Lainnya

Tetes

Terbaru

Populer

Maiyahan
Gugur Gunung
Kebon
Emha Ainun Nadjib
Kebon
Emha Ainun Nadjib
Pemimpin Yang Tuhan
Emha Ainun Nadjib
Puisi
Redaksi
Esai
Emha Ainun Nadjib
Daur
Emha Ainun Nadjib