Tunggu, Pameran Visual Novi Budianto

Muhammad Zuriat Fadil
Muhammad Zuriat Fadil
Waktu baca ± 1 menit
Bagikan
  • Bagikan ke Facebook
  • Bagikan ke X
  • Kirim WhatsApp

Beberapa hari belakangan jejeran sketsa itu tampak melengkapi semarak kemesraan di Rumah Maiyah. Sketsa-sketsa ini belum dipajang dengan penataan untuk dipandang secara artistik, tapi dia sudah di sana.

Di antara foto-foto Mbah Nun bersama alm. WS Rendra, foto monumental saat Banawa Sekar dan juga beberapa sari keilmuan dalam info grafis yang digantung di dinding, terdapat sketsa-sketsa hitam putih itu di situ, seperti duduk dengan tenang. Menunggu.

Sketsa-sketsa itu adalah karya Pak Nevi Budianto. Tentunya kita sudah kenal siapa beliau. Sahabat lama Mbah Nun sejak di era teater Dinasti, salah satu pendiri KiaiKanjeng sekaligus pencipta notasi Gamelan KiaiKanjeng, juga pemusik pada posisi utama pada Saron, Pak Nevi.

Sketsa-sketsa ini rencananya akan dipertunjukkan untuk umum pada “Pameran Visual” Novi Budianto pada 24-27 November 2019 ini di Rumah Maiyah Jalan Barokah 287 Kadipiro Yogyakarta.

Jika selama ini kita menyaksikan Pak Nevi di panggung Sinau Bareng dengan Saronnya, maka pameran visual ini adalah kesempatan kita untuk mengenal, merasai, menyelami, dan “mengalami” Pak Nevi dari pintu yang berbeda, yaitu Pak Nevi sebagai manusia bertalenta seni rupa dan visual.

Lainnya

Informasi

Terbaru

Populer

Maiyahan
Gugur Gunung
Kebon
Emha Ainun Nadjib
Kebon
Emha Ainun Nadjib
Pemimpin Yang Tuhan
Emha Ainun Nadjib
Puisi
Redaksi
Esai
Emha Ainun Nadjib
Daur
Emha Ainun Nadjib