Sore Hari di Tugu Pahlawan Beberapa Jam Jelang Pementasan WaliRaja RajaWali

Sejak pukul 15.00 WIB jamaah mulai berdatangan di Tugu Pahlawan. Pada saat bersamaan, para pemain Teater Perdikan dan Komunitas Lima Gunung dari Hotel Kookon berangkat menju lokasi, untuk persiapan make-up.

Tampak di lapangan yang sudah tertata rapi setiap titik yang ada, jamaah sudah mengambil posisi ternyaman masing-masing. Semakin sore semakin bertambah jumlah jamaah yang datang.

Sementara itu, panitia mulai bersiap mengambil posisi untuk menjalankan tugas masing-masing. Dari menjaga pintu masuk, mengatur lalu lintas lapangan, stage sampai backstage. Setiap panitia sudah berada pada posisinya.

Keunikan pementasan teater di Surabaya ini adalah dibukanya stan bazar UMKM Jamaah Maiyah. Dari stan Pojok Ilmu (merchandise Maiyah), stan Bakso Kayoon berjejer dengan stan Sego Pecel Godong Jati, stan STMJ Bu Mumun, stan lontong lodeh, stan warkop, stan pameran lukisan, stan Jawa Drink, stan Bonek Maiyah(merchandise Bonek Maiyah edisi spesial ulang tahun), stan Nona Petualang(persewaan alat outdoor & camping), hingga stan pernik Maiyah (menjual gantungan kunci Maiyah, gelas Maiyah, poster anak bergambar nama-nama benda dan huruf hijaiyah dan aksesoris HP lainnya).

Pedagang asongan juga tampak mulai berdatangan menawarkan dagangannya. Dari menjajakan alas duduk sampai kopi, teh sampai jajan gorengan.

Jamaah yang hadir duduk berjajar di belakang garis tempat duduk jajaran pemerintah yang diperkirakan hadir. Terdengar mereka saling menyapa, berkenalan asal daerah masing-masing. Anak-anak jamaah yang berangkat berkeluarga juga tampak senang, berlari-lari menikmati suasana sore Tugu Pahlawan. (Bangbang Wetan/Amin Ungsaka)

Foto: Amin Ungsaka (Dok. Bangbang Wetan)