Nasionalisme Muhammad: Islam Menyongsong Masa Depan

Judul : Nasionalisme Muhammad: Islam Menyongsong Masa Depan
Tahun : 1995
Penerbit : Sipress

Dengan imajinasi intelektual dan kontemplasi mendalamnya, Cak Nun seakan-akan menawarkan dua komponen yang terkadang luput disimak orang: nasionalisme dan Muhamamd. Apakah pada zaman Kanjeng Nabi, paham nasionalisme sudah muncul? Atau secara peristilahan belum dikonstruksi tapi secara esensial telah mengakar kuat dalam kepribadian Muhammad? Cak Nun dengan piawai menjawab pertanyaan ini. Sidang pembaca akan diajak bervakansi lewat kisah-kisah Al-Mustafa sampai autokritik terhadap kejumudan diri. Dalam salah satu tulisannya, pada halaman 10, Cak Nun mengutip, “…Ialah bahwa sesudah Wali Sanga, kaum muslimin Indonesia hampir tidak pernah lagi memiliki tokoh-tokoh yang memiliki kualitas dan kepribadian yang katakanlah mampu merangkum dua dimensi keulamaan sekaligus: keulamaan fiqih dan keulamaan tasawwuf.”

Buku Cak Nun