CakNun.com

Minuman Keras Nasibku

Cahaya Maha Cahaya: Kumpulan Sajak, 1991

Tumpahlah sudah minuman keras nasibku
          Yakni lelehan darah nanah kepada tuhanku si pembisu
Sungai amarah mengalir menyerbu meluapkan lautan
          Hadirku bayi sungsang di rahim sempit kebudayaan
Kugali beribu lobang untuk mengubur sekian kemungkinan
          Demi pesanmu untuk tak memanjakan kemegahan yang picisan
Orang sejuta bergerak berkerumun memperpatungkanku
          Kuambil kurebut diriku hingga koyak moyak
Orang sejuta memetik kepalaku menyempal tangan kakiku
          Sesudah darah dicucup habis mereka kenduri kemanusiaanku
Tumpahlah sudah minuman keras nasibku
          Setiap orang minta segumpal jantung dan seliter darah
Aku jamur mengering di musim penghujan
          Aku tikus kelaparan di tumpukan beras segudang
Sanggup kupuncaki beribu-ribu gunung
          Tapi melingkar aku sebagai ular pertapa di liang-liang
Kuambili pengemis, kubasuh lukanya dan kusuapkan makanan
          Sehatlah mereka dan ke perutku kepalan mereka hunjamkan
Kubilang kepada istri, para sahabat dan semua kenalan
          Berumahlah di ketabahanku, keluar masuklah semaumu
Tak kumintakan harga atau kesetiaan kepada siapapun
          Tuhanku amat kuat dan matiku selalu bangun
Dari apapun saja aku sanggup ciptakan cinta
          Tak pernah aku nangis meski berurai airmata
Setiap tetes darah dari luka nasibku menabungkan keabadian
          Setiap sayat kulit dagingku mengendapkan kesejatian
Segala sengsara segala sukaria hanyalah sepi yang tertawa
          Soalnya adalah teknik menderita dan memandirikan bahagia
Setiap gelas minuman keras nasibku yang tumpah
          Meragikanku ke allah

1988.

Lainnya

50

50

Tuhanku
di antara beberapa warna
yang kasatmata
aku tahu, jauh di dalam diriku
ada ...

Kosong

Kosong

44

44
Sakitku Ringkik Kuda

Sakitku Ringkik Kuda

Sakitku ringkik kuda, kudaku merajuk meronta, kudaku mengangkat kaki sematahari, kudaku sakit meringkik, meringkik-ringkik

99

99