CakNun.com

Karena Manusia Berwarna Putih Sekaligus Hitam

Setelah gonjang ganjing hoax hari ini tadi — saya kangen banget mendengarkan lantunan Syaikh Abdul Basith Abdush Shomad: Surah Al-Qiyamah.

Dulu, pengantar tidur saya cukup Aghor Min Nasmatil Janub-nya Ummi Kultsum. Berjalannya waktu di keruwetan hidup, ternyata Ummi Kultsum tidak mempan. Saya coba ganti Syaikh Mahmud Al-Khusyairi: Surah Al-Hadid. Lumayan mempan.

Tapi akhir-akhir ini, suara Syaikh Mahmud Al-Khusyairi dalam surat-surat yang dibacanya pun tidak mempan. Tetap tidak bisa tidur cepat.

Akhirnya saya menemukan Al-Qiyamah versi Syaikh Abdul Basith Abdush Shomad. Suara beliau merasuk ke dalam tubuh. Berjalan lembut ke seluruh tubuh. Nge-Fly. Melamun, melamun. Lalu terlelap.

Mbah Nun beberapa waktu yang lalu minta file-file itu. Untuk didengarkan semua di dalam keheningan rumah sakit. Segala file di Iphone saya Airdrop-kan ke Iphone beliau. Saya nekat menyisipkan surah Al-Qiyamah itu. Ternyata beliau tidak ok banget. Saya tidak bisa memaksakan. Beliau kangen dengan suara Tuan Guru Zaini Sekumpul Martapura. Terutama file yang Shalawat Maulid. Segera saya kirim.

Monggo Mbah. Ayo kita dengarkan suara para Habaib ini. Itu suara jernih dari kesunyian. Di luar — media sosial telah membisingkan telinga kita. Orang-orang di luar sedang memakan kemanusiaannya sendiri.

Lalu saya ingat dialog yang Mbah Nun bikin:

“Apa warna kebenaran?”
Putih, Guru.
“Dan warna kejahatan?”
Hitam.
“O, jadi kehidupan ini hitam putih. Yang putih dipuja, yang hitam dikutuk?”
Tidak. Karena manusia berwarna putih sekaligus hitam.

Yogyakarta, 26 Juli 2023

Lainnya

Dia Yang Menemani Para Pejalan Sunyi

Dia Yang Menemani Para Pejalan Sunyi

Ketika materialisme menyingkirkan Tuhan dari gelanggang kehidupan manusia, Mbah Nun menghadirkan kesadaran akan keterlibatan Tuhan dalam setiap peristiwa.

Gondrek

Gondrek
Membaca Membaca

Membaca Membaca

Suatu ketika di tongkrongan, dalam obrolan yang serius, ketika saya memberikan argumen dalam menanggapi pemberlakuan undang-undang omnibus law yang masih sangat hangat untuk dibahas — tetapi saya tidak akan membahas hal tersebut — waktu itu saya menanggapi argumen yang salah seorang teman saya kemukakan, menurutnya jika bangsa tidak boleh dipisahkan oleh komponen terkecil seperti rakyat jelata.