CakNun.com

Sajak Sederhana Untuk-Mu

Dari Kumpulan Puisi Sajak-Sajak Sepanjang Jalan

Ingin selalu kepersembahkan kepada-Mu
Sajak-sajak sederhana
Pikiran-pikiran yang sederhana
Perasaan-perasaan dan hasrat yang sederhana

Sebab hidup ini pun sederhana saja
Aku dilahirkan secara sederhana
Dari rahim Ibuku yang sederhana
Dari rahim Iradat-Mu yang sederhana

Doaku kepada-Mu ialah
Agar Kau bantu aku
Di dalam memenangkan pertarungan
Melawan segala kesia-siaan

Terima kasih bahwa aku merasa jijik
Terhadap cita-cita dunia yang muluk
Dan senantiasa berusaha mengurangi
Semangat terhadap yang serba gemerlapan

Kau lepaskan Adam ke bumi
Beserta anak turunnya
Aku tahu itu untuk menguji
Apakah ia dewasa memahami kemerdekaannya

Jika nanti aku selesai
Menjalani tugas ini
Kuharap mulutku tidak kelu
Ketika mengucap nama-Mu

Tuhan, ambillah aku
Sewaktu-waktu
Kematianku hendaknya sederhana saja
Orang-orang menguburku hendaknya juga dengan sederhana saja

Salatiga 77.

Lainnya

Sajak Pohon di Udara

Sajak Pohon di Udara

Kita taburkan benih unggul: tumbuh menjadi tiang-tiang listrik,
kawat-kawat telepon,
papan-papan iklan, kaca ribbon dan joglo Spanyol.

1

1

2

2
84

84

Tuhanku
kugenggam di batinku satu rahasia
sumber naluri dan pikiran
dari mana langkah hidupku ini dilahirkan
kiranya hanya dengan mengungkapkannya, wajaku yang
sebenarnya, bisa terbaca.
namun ia tak bisa kuucapkan
kepada siapapun saja.
untuk itu, Tuhanku
kami saling terluka
bertabrakan dan sakit.
Tuhanku,
bahkan kepada-Mu, tak kutanyakan ia
sebab Engkau pun, yang memiliki rahasia itu
begitu tahan membisu