Dengan Dua Kaki

Puisi ini terhimpun dalam buku puisi Emha Ainun Nadjib berjudul IMAN PERUBAHAN

Aku berjalan dengan dua kaki
Yang kiri perkataan, yang kanan pengalaman
Adapun jalanan yang kukembarai
lalah kenyataan

Kaki perkataan selalu sakit semutan
Ampang tanpa bobot, darah tak ngalir
Tanah yang kupijak bagai tak ada
Atau kakiku sendiri yang hampa

Sedangkan kaki pengalaman, selalu menginjak kerikil
Jalanan yang tak rata amat sering membuatnya terkilir
Maka makin hari ia makin cenderung membisu
Tapi kutahu keras gugatannya, bagaimana memperbaiki
jalanan itu

Dh, 1985.