Susunan Ayat Al-Qur’an

Susunan ayat dan penempatannya di dalam surat-surat Al-Qur’an tidak didasarkan atas urutan waktu turunnya, tidak pula berdasarkan topik atau subjek bahasannya. Susunan ayat itu memperlihatkan keunikan yang khas Qur’ani. Ayat-ayat Al-Qur’an sangat beragam. Ada ayat yang sangat pendek terdiri dari hanya satu kata dan ada pula yang sangat panjang memenuhi lebih dari satu halaman mushaf.

Ada ayat yang lembut, ada pula yang keras. Ada ayat yang sangat kuat cita-rasa sastranya, ada pula yang kental gaya-bahasa ilmiahnya. Ayat-ayat itu turun berangsur-angsur selama lebih dari 22 tahun. Tapi setelah diurutkan dalam satu surat terlihat adanya keterpaduan dan keharmonisan. Hubungan antar ayat menunjukkan koherensi (keterkaitan) yang tinggi dan korespondensi (hubungan antarbunyi) yang indah.

Tidak ada keraguan di kalangan para ulama bahwa susunan ayat di dalam surat-surat Al-Qur’an bersifat tauqify, yaitu berdasarkan petunjuk Allah kepada Rasulullah Saw (Al-Hasan, 1983). Adalah sangat wajar kalau susunan dan urutan ayat bersifat tauqify, karena Allahlah yang Maha Tahu rahasia yang ada di baliknya.

Lainnya