CakNun.com
Wisdom of Maiyah (122)

Lebur, Bersama, Manunggal

Karena sudah Maiyah (baca: lebur, bersama, dan manunggal), duduk, ngopi-ngopi dan ngobrol-ngobrol apa saja dan dimana saja serta oleh siapa saja bisa menjadi ilmu. Tidak perlu ada label sekolah, pengajian, pengkajian, narasumber, dosen, guru atau ustadz, baru segala sesuatunya terutama ngobrol-ngobrolnya dianggap atau dipercaya sebagai ilmu. Kalau dibalik: ngopi-ngopi dan ngobrol-ngobrol tidak bisa menjadi ilmu, jika pelakunya masih melakukan dikotomi antara langit dan bumi, belum lebur la syarqiyah wa la ghorbiyah, juga belum manunggal selatan dan utara.

Lainnya

Teman Seperjalanan

Teman Seperjalanan

Dalam Maiyah kita senantiasa diajarkan bahwa bersosialisasi tidak hanya dengan manusia, tapi juga dengan ...

Maiyah dan Mesin Waktu

Maiyah dan Mesin Waktu

Rasa syukur yang tak henti-hentinya mengedarkan beberapa alur atas pantikan untuk menghasilkan sebuah karya ...