Jati

Penggunaan nama jati cukup banyak dimungkinkan akibat pengaruh, pertama, pohon jati tersebar di seluruh Jawa, sedangkan pembudidayaan awalnya dilakukan oleh kerajaan di Jawa, pemerintah Belanda, pemerintah Indonesia, maupun masyarakat lokal.

Kedua, masyarakat Jawa sangat mengidolakan pohon jati karena kayunya memiliki kekuatan dan keawetan prima dalam hitungan abad, sedangkan daun jati banyak digunakan untuk pembungkus di masa lalu.

Ketiga, kata jati juga bermakna sejati, atau sebenarnya (asli, murni, tulen, bukan palsu) yang juga menjadi orientasi dalam filosofi kehidupan orang Jawa.

Lainnya