Ctrl+Alt+Del

Sesekali komputer tiba-tiba berhenti bekerja. Layar seketika berhenti yang menandakan kapasitas komputer tidak mampu menjalankan program yang akan diperintah. Oleh karena itu, para ahli komputer menciptakan shortcut tombol perintah “Ctrl+Alt+Del” yang tujuan utamanya adalah memudahkan pengguna komputer untuk memulai ulang sistemnya kembali atau sering diistilahkan dengan proses restart.

Shortcut ini mulai sering digunakan pada era 90’-an karena pada kisaran tahun tersebut, pada umumnya komputer mesti restart kembali setelah bekerjalan 5-10 menit. Namun, seiring berkembangnya ilmu teknologi, kita lebih dimudahkan untuk melakukan restart dengan opsi langsung klik logo windows, lalu restart. Akan tetapi, hal tersebut tidak mengurangi sakralnya shortcut tombol perintah Ctrl+Alt+Del, karena ketika menekan tombol tersebut akan langsung menampilkan beberapa opsi, salah satunya task manager.

Dengan Task Manager, kita bisa memetakan, mengidentifikasi program-program yang sedang berjalan. Hal tersebut tentu memudahkan pengguna komputer untuk mengakhiri sebuah program yang sekiranya membuat komputer tidak berjalan sebagaimana mestinya tanpa harus melakukan restart pada komputer. Karena, proses restart dewasa ini, hanya dilakukan ketika ada perintah untuk mematikan lalu memulai sistem kembali setelah meng-install program yang baru.

Andaikata tubuh ini ibarat sebuah komputer (walaupun sesungguhnya lebih canggih), sudahkah kita menjalankan perintah sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Sang Pencipta? Dan jika ada perintah untuk melakukan restart, sudahkah diri mengetahui betul kemungkinan-kemungkinan human error sehingga membutuhkan restart?

Atau ada opsi menjalankan program layaknya fusngsi task manager pada diri sendiri? Jika membutuhkan restart, sediakah diri untuk sejenak “mati” sebelum “hidup” kembali? Maukah belajar menahan sesuatu sebelum menjalankan perintah? Atau sudah merasa diri baik-baik saja hingga merasa pantas untuk memikirkan bahkan mengubah keadaan suatu bangsa? Menginginkan persatuan dan kesejahteraan, sedang laku diri selalu menebar kebencian dan ketidakdisiplinan.

Jika proses restart dilakukan karena ada sebuah program baru yang terinstal dalam diri kita, program seperti apakah itu? Lantas, inisiasi restart seperti apa yang akan kita lakukan? Mari, kita bersama-sama mencari formulasi yang kiranya tepat dalam acara rutinan Maneges Qudroh edisi ke-113 dengan tema “Ctrl+Alt+Del” yang insyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2020, bertempat di Panti Asuhan Cahaya Ummat, Ngroto, Mertoyudan. Monggo….

Buku dan Merchandise