Sejak Persiapan, Panitia Sudah Sinau Bareng

Liputan Sinau Bareng CNKK di Desa Ngujung Gondang Nganjuk, 24 Juni 2019

Malam ini Mbah Nun dan KiaiKanjeng ber-Sinau Bareng di Kabupaten Nganjuk. Tepatnya di desa Ngujung kecamatan Gondang dan mengambil tempat di halaman Masjid Shofie Ilyas. Hajat pemerintah desa selaku penyelenggara adalah tasyakuran Bersih Desa.

Sudah tidak terbilang berapa banyak desa yang dikunjungi KiaiKanjeng, dan sangat sering KiaiKanjeng menyaksikan bagaimana masyarakat desa, dengan pendekatannya yang khas, mampu menyelenggarakan sebuah event seperti Sinau Bareng ini, yang dihadiri oleh ribuan orang, dengan kemampuan penyelenggaraan yang patut diacungi jempol. Tak terkecuali penyelenggaran Sinau Bareng di Ngujung ini.

Rekan kita Pipink Rivea melaporkan, “terlihat bahwa panitia sangat bekerja keras dalam penyelenggaraan Sinau Bareng ini. Lokasi yang telah disurvei sebelumnya oleh tim KiaiKanjeng ini adalah area persawahan dan kebun dengan pepohonan tinggi-tinggi. Dan, ternyata petang ini seolah disulap menjadi lahan kosong yang luas. Kerja keras panitia juga tampak dengan didirikannya toilet darurat di belakang panggung, dengan penerangan sekadarnya, tenda kecil dan pipa yang dialiri air dari tandon untuk memudahkan siapa saja yang perlu ke toilet, mengingat lokasi yang luas dan sepertinya agak jempor (baca: pegel-pegel dan linu) untuk bolak-balik sekadar mencari toilet.”

Selain itu, dilaporkan juga, “tepat di depan panggung berdiri masjid yang masih separo jadi, yaitu Masjid Shofie Ilyas, dan tampaknya panitia beserta jamaah yang sudah ada di lokasi melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di masjid tersebut. Usai Maghrib, jamaah mulai memenuhi bagian depan panggung. Pakdhe-pakdhe Kiaikanjeng menuju lokasi untuk melakukan sound check, disambut ibu-ibu panitia berseragam pink, yang sekali lagi dari situ terlihat jelas sekali persiapan mereka benar-benar matang sejak jauh-jauh hari.”

Memasuki usai Isya’, hampir seluruh area sudah dipenuhi jamaah, padat, dan nyaris tak ada celah. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur`an oleh dua qari` yang melantunkan dengan langgam Jawa, yang khusyuk dan syahdu. Kemudian, ketua panitia, Pak Lurah dan jajaran Muspika sudah menyapa jamaah dan memberikan sambutan sembari menanti kehadiran Mbah Nun untuk bergabung bersama KiaiKanjeng di panggung.

Banyak harapan yang diberikan kepada Mbah Nun melalui Sinau Bareng ini, di antaranya agar acara malam ini dapat seluruh masyarakat dapat menjaga keistiqamahan iman, dan saling mampu mengamankan satu sama lain. Sementara itu Mbah Nun saat memulai Sinau Bareng Mbah Nun menyapa dengan mendoakan para Jamaah, khususnya warga Desa Ngujung dan berharap ada pemerintah yang perhatian terhadap petani, karena hampir sebagian besar warga desa di wilayah Gondang ini bertani. Sejak persiapan, panitia sudah Sinau Bareng. (Helmi Mustofa)

Lockdown 309 Tahun