Ramadlan Sepanjang Tahun

Cara hidup Ramadlan, yang bertumpu pada kata shiyam dan imsak, yang maknanya adalah pengendalian diri, sangat penting untuk kita jadikan cara hidup, bukan saja di bulan Ramadlan, tetapi sepanjang tahun.

Hakikat shiyam dan imsak adalah menahan diri, mengendalikan keinginan, dan mengalahkan hawa nafsu. Kita telah dilatih sebulan penuh untuk menahan diri dari hal-hal yang pada dasarnya boleh, mubah, dan halal. Harapannya, setelah selesai Ramadlan, dengan kesucian jiwa yang telah dihasilkan oleh ibadah-ibadah di bulan Ramadlan, kita memiliki karakter yang kuat, kepribadian yang tangguh, mampu mengalahkan hawa nafsu, menahan diri, dan mengendalikan keinginan bukan saja terhadap hal-hal yang diharamkan oleh Allah, tetapi juga hal-hal yang tidak perlu.

Ini harus dipertahankan karena kita hidup di tengah arus sistem kapitalisme global, yang membuka selebar-lebarnya kanal-kanal pelampiasan nafsu. Nafsu, keinginan, atau hasrat itu direkonstruksi sedemikian rupa sehingga tampak seperti kebutuhan. Akibatnya banyak orang menginginkan dan berjuang mati-matian untuk memperoleh sesuatu yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

Buku Cak Nun