Prasmanan Ilmu: Visudhi Maiyah

Maiyah seharusnya melahirkan clarity. Kejernihan. Visudhi, wisuda. Bahwa kesadaran inklusif adalah alat yang penting untuk menuju harmoni banyak nada. Dengan segala dinamika dunia, Maiyah tidak membenci pancang-pancang, siapapun itu. Maiyah mencintai semua manusia, bahkan semua ciptaan Tuhan. Tapi juga bukan berarti bahwa Maiyah diam saja dan utopis, karena Maiyah juga sadar bahwa dirinya juga merupakan ekspresi meta-dinamika itu sendiri.

Kejernihanlah yang membuat dinamika dari nada-nada akan menuju harmoni. Maiyah tidak pernah membenci manusianya. Yang dilawan adalah disonansinya. Karena manusia adalah ciptaan Tuhan, sedangkan disonansi adalah ciptaan manusia. Maiyah tidak membenci ciptaan Tuhan, tapi sebagai manusia, tentu boleh punya arus untuk tak memberi ruang pada disonansi. Dan memperjuangkan harmoni.

Buku Cak Nun Majalah Sabana