Pilihan 3 Daur

Sinau Bareng ribuan Maiyahan menghasilkan penyadaran dan kecerahan serta keyakinan bahwa bukan seperti ini maksud Allah menciptakan alam semesta dan manusia. Bukan yang sedang berlangsung sekarang ini yang disebut manusia, masyarakat, ummat, Negara, demokrasi, pembangunan, kemajuan, keberhasilan, sukses, kebudayaan dan peradaban.

Setelah revolusi distribusi antropologi pasca banjir Nuh, iroma dzatil ‘Imad dan tenggelamnya Atlantis, peradaban sinergi bumi langit Daud Sulaiman, Ats-Tsaqafah al-Madaniyyah Rasulullah Saw, Perang Salib dan Renaissance dan dua Perang Dunia — hari ini ummat manusia di dunia sedang menjalani Perang Dunia ke-3, dengan keadaan sudah membusuk nilai-nilai hidupnya — sehingga diperlukan DAUR dengan TIGA pilihan dauriyah:

1. REVOLUSI SOSIAL

Thariqat: Memperbaharui manajemen Bangsa dan Negara.
Pelaku utama: Masyarakat Maiyah.
Makrifat: Tatanan Kenegaraan baru.
Bisyaroh: Komplikasi Pemerintahan baru, pengorbanan Rakyat yang tidak bisa diukur.

2. REVOLUSI KULTURAL

Thariqat: Pendewasaan dan perluasan Sinau Bareng.
Pelaku Utama: Masyarakat Maiyah.
Makrifat: Pembaharuan mental dan kejiwaan masyarakat dan bangsa. Ketangguhan di dalam sistem Negara apapun.
Bisyaroh: Waktu.

3. REVOLUSI SPIRITUAL

Thariqat: Totalitas, kekhusyukan massal dengan konsistensi amaliyah kultural.
Makrifat: Allah Qohirun ‘Ala ibadiHi.
Pelaku Utama: Masya`Allah atas kadar ikhtiar Maiyah.
Ongkos: Maksimalitas taqwa, sabar dan tawakkal.

Sejauh ini Maiyah belajar dan bercermin kepada dan dari perjuangan Nabi Ibrahim As, Nabi Musa As serta Baginda Rasul Pamungkas Muhammad Saw.

Jakarta, 23 November 2019
Muhammad Ainun Nadjib

Buku Cak Nun Majalah Sabana