Pemimpin-15

Siapa itu biangnya kok nilai-nilai dijadikan benda, branding dan slogan kosong. 

Kata sifat dan kata kerja dikata-bendakan. Radikal, fundamental, moderat dan macam-macam lagi dilembagakan, diterminologikan, didikotomikan sehingga menjadi hulu ledak permusuhan.

Idiom Islam, Khilafah, Syariah, Pancasila, NKRI harga mati dibenderakan, dimedsos-medsoskan, dilebay-lebaykan, didramatisir–sehingga menjadi mesiu kebencian.

Siapa itu para perusak nilai dan manusia, demi kerakusan politik dan keserakahan materialisme.