Mencari Keistimewaan Diri

Kita kalau ingin maju, ingin berprestasi, sebenarnya Allah sudah memberikan potensi-potensi yang ada di dalam diri kita masing-masing. Tinggal kita mengembangkannya. Dan ini harus kita tanamkan kepada generasi muda kita, bahwa setiap orang pada dasarnya oleh Allah sudah diberikan keistimewaan-keistimewaan.

Mungkin setiap orang berbeda. Dikatakan dalam pepatah Bahasa Arab, yang artinya, “Janganlah kita meremehkan orang yang kita anggap lebih rendah dari kita. Karena setiap orang itu punya maziyah, punya kelebihan, punya keistimewaan yang diberikan oleh Allah Swt.” Tinggal kita mencari apa keistimewaan kita.

Orang yang bisa menyadari kelebihannya, dia tidak akan banyak tergantung kepada orang lain. Saya rasa, di dalam situasi zaman kehidupan kita seperti sekarang ini, ke depan diperlukan anak-anak yang punya kepercayaan diri dan menyadari apa kelebihan yang Allah berikan kepadanya. Kalau tidak, mungkin dia hanya akan menjadi orang yang larut di dalam peredaran zaman atau dia tidak bisa mengambil peran yang baik di dalam kehidupan.

Tapi kalau anak-anak itu kita didik supaya dia tahu apa kelebihannya, kemudian dia tekuni apa kelebihannya hingga menjadi istimewa dalam bidangnya, maka insyaallah ia akan bisa menjalani hidup dengan baik. Karena pendidikan formal tidak menjanjikan hal itu.

Buku Cak Nun Majalah Sabana