Garda Depan Itu Bernama Karang Taruna

Liputan Sinau Bareng CNKK di Lapangan Persada, Dalegan Panceng Gresik, 21 Juni 2019

Lapangan desa yang tepat berseberangan dengan Pantai Dalegan malam ini dipenuhi masyarakat. Antusiasme mereka dalam mengikuti Sinau Bareng Mbah Nun dan KiaiKanjeng terasa begitu ramai. “Banyak warung tutup sejak Maghrib tadi Mas, mau ikut ngaji Cak Nun,” papar ibu warung tempat saya ngopi tadi.

Acara Sinau Bareng ini diadakan oleh Karang Taruna Garda bersama pemerintah desa Dalegan Panceng Gresik. Didukung berbagai organisasi desa, IPNU, Muslimat, dan Banser. Persiapan sangat matang terlihat dari penataan para pedagang kaki lima, area parkir yang dekat lokasi, hingga kelancaran akses bis KiaiKanjeng waktu memasuki lokasi yang sepertinya telah ada gladi resiknya.

Pukul 20.00, panggung Sinau Bareng mulai diisi oleh teman-teman Karang Taruna yang mengajak jamaah untuk melantunkan shalawat. Remaja usia belasan tahun rapi memainkan rebana, diikuti mereka yang hadir. Shalawat menjadi bagian dari masyarakat di sini sehingga dipancing sedikit langsung disahut bersama-sama.

Pukul 21.00 KiaiKanjeng mulai menyapa masyarakat, menghadirkan beberapa nomor shalawat. Dan tanpa perlu komando, serentak masyarakat mengikutinya. Mas Islamiyanto Mas Doni bersemangat salin menyahut, menjadi satu keindahan tersendiri dalam Sinau Bareng malam ini.

Warna-warni aransemen shalawat digubah, diolah sedemikian rupa selaras rasa yang sedang menyelimuti suasana tepi pantai Dalegan saat ini. La ilaha illallah La ilaha illallah La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah berkumandang indah dan kencang. (Hari Widodo)

Lockdown 309 Tahun