Tidak Sungguh-sungguh Mengakui Tuhan

Yang kita alami sekarang ini adalah: Tuhan diakui, tapi tidak sungguh-sungguh. Allah disebut, tapi proforma dan iseng-iseng saja. Nama agama dijunjung, tapi ajarannya hanya dilaksanakan sebatas kondusif terhadap keperluan kita. Nabi kita rekrut untuk ngikut dan membenarkan langkah-langkah kita. Tuhan kita angkat sebagai ‘karyawan’ yang bekerja untuk karier pribadi dan sukses politik dan ekonomi kita.

Lainnya

Peran dan Pilihan

Tawaran Allah

Dunia Setetes Air

Gus Mus

Nasib Tuhan

Tak Usah Ada Istilah Tuhan

Buku dan Merchandise