CakNun.com

Tapi Aku Mencintaimu (20)

Temukanlah sepenggal waktu
Sesapuan bunyi atau suara
Satu titik fakta atau sekilas peristiwa
Yang bisa kau pakai untuk membuktikan
Bahwa aku pernah tidak mencintaimu

Periksalah pecah-pecah telapak kakiku
Ngilu jari-jemari dan kelelahan darahku
Ambillah satu huruf dari bunyi mulutku
Atau satu cc rahasia dari dalam kalbuku
Yang tak mencerminkan cintaku kepadamu

Tapi kau bukan lagi Indonesia
Bukan ini bangsa yang aku bangga
Kalau soal salah kelola dan pemimpin semu
Aku mengalah dan percaya kepada waktu
Tapi ampun-ampun soal hancurnya martabatmu

#SGKN201901, 37

Lainnya

Hakikat Puisi

Hakikat Puisi

Puisi atau bukan puisi, pada hakikatnya adalah urusan eksoterisme kebudayaan. Bahkan lebih dangkal lagi ...

Paradoks Manusia dengan Tuhan

Paradoks Manusia dengan Tuhan

Apa maksudnya “untung”, menurut Tuhan, dibanding menurut mainstream penduduk bumi–tidak hanya berbeda, tapi bahkan terbalik maknanya.