Syarat Menyatu dengan Qur`an

Segala sesuatu ada syaratnya. Kita tidak bisa hanya mentamengi diri dengan mukjizat Al-Qur`an apabila secara keseluruhan Al-Qur`an tak kita laksanakan nilainya. Tanpa mematuhi Al-Qur`an berarti Al-Qur`an enggan menyatu dengan kita, atau kita tak cukup bersih untuk menyatu dengan Al-Qur`an, dan dengan demikian kita juga tak bisa menghayati kesaktian ijaz-nya. Kesaktian magis puncak ayat Al-Qur`an itu ibarat genteng yang melindungi seisi rumah kita dari hujan. Artinya, kita tahu bahwa genteng tak bisa kita taruh di udara. Mesti kita bangun fundamen, dinding, kayu penyangga genteng itu, serta tiang pusat.

Segala sesuatu ada syaratnya. Kita tidak bisa hanya mentamengi diri dengan mukjizat Al-Qur`an apabila secara keseluruhan Al-Qur`an tak kita laksanakan nilainya. Tanpa mematuhi Al-Qur`an berarti Al-Qur`an enggan menyatu dengan kita, atau kita tak cukup bersih untuk menyatu dengan Al-Qur`an, dan…