Sidoarjo Sinau Bareng

Ramadhan memang bulan yang baik buat tafakkur dan mengasah batin. Bersama Cak Nun dan KiaiKanjeng, masyarakat Sidoarjo malam ini melakukan olah diri itu tetapi dalam cara yang tak biasa. Batin diasah KiaiKanjeng lewat shalawatan bersama yang bikin hati gembira. Asah batin tak identik dengan kening berkerut atau pikiran yang tegang. Kegembiraan adalah juga sebuah cara. Agar Ramadhan bisa dirasakan dengan bahagia, dan hati bersatu.

Itulah yang berlangsung malam ini di halaman GOR Delta Sidoarjo. Pada bagian awal, Mbah Nun ajak sejumlah audiens naik ke panggung untuk mengupas bersama makna Syahadat dan kebesaran-kebesaran Allah, yaitu dengan jalan menyelami makna Asmaul Husna.

Mbah Nun ingin agar sifat-sifat Allah dalam Asmaul Husna hidup dalam batin jamaah dan menjadi bagian dari “syahadat” kehidupan mereka. “Lakukan apapun yang itu akan membuat kalian dekat dengan Allah”, pesan Mbah Nun. Habis itu, jamaah masih diminta naik ke panggung untuk bergantian melantunkan Asmaul Husna.