Disebut Bulan Suci

Kaum Muslimin, terutama para Ulamanya, bersepakat menyebut Ramadlan sebagai Bulan Suci — berdasar rasa syukur, kekhusyukan dan husnud-dhan kepada momentum ini. Bulan diturunkannya firman awal Al-Qur`an, bulan di mana orang-orang beriman mensucikan diri secara lebih total, bulan dilimpahkannya ampunan Allah, bulan balasan baik berlimpah-limpah dari Allah, serta dibukakan pula Lailatul Qadar. Sedemikian mesra dan romantiknya Kaum Muslimin menelusuri Ramadlan, sehingga menyebutnya Bulan Suci.