Patuh

Allah mengatakan bahwa Ia patuh kepada hamba-Nya yang mematuhi-Nya. Kalau kita berpendapat Ia pelit, maka Ia menahan rezeki-Nya atas kita. Kalau kita yakin dan gembira bahwa Ia Maha Pemurah, maka Ia limpahkan rezeki-Nya, meskipun tidak harus berwujud hal-hal yang menurut konsep manusia disebut rezeki.