Ayat Manakah yang Mengubah Hidup Kita?

Sejarah interaksi manusia dengan Al-Qur`an sejak pertama kali diturunkan hingga kini, menorehkan berbagai catatan peristiwa menakjubkan. Banyak yang mengucapkan dua kalimat syahadat setelah berinteraksi dengannya. Dari generasi awal kita mendengar kisah Umar ibn Khattab. Hingga di zaman modern ini para ilmuwan semisal Maurice Bucaille doktor ahli bedah Perancis yang tersentuh dengan surat Yunus: 92 saat meneliti mumi Fir’aun. Ada juga Leopold Lewis yang konon terkesima dengan surat Al-Ma’un yang kemudian menulis kitab terjemah dan tafsir. Kemudian Prof. Jackues Yves Costeau, seorang oceanografer yang menjadi muslim lewat perantaraan surat Ar-Rahman: 19-20 dan Al-Furqan: 53. Dan tak ketinggalan Prof. Dr. Jeffrey Lang, ahli matematika yang bergetar hatinya saat membaca Al-Baqarah: 2 serta terpana dengan Al-Baqarah: 30-39.

Lalu bagaimana dengan kita yang telah membaca Al-Qur`an sejak kanak-kanak dan mengkhatamkannya berkali-kali, ayat manakah yang telah menggetarkan hati kita dan mengubah hidup kita? Dan kita ummat Islam Indonesia yang tak henti-hentinya mengupacarakan Al-Qur`an dalam berbagai seremoni, dan mengumandangkannya ke angkasa melalui kaset dan sound system masjid atau mushalla di seantero tanah air, sudahkah intisari Al-Qur`an itu berkumandang dalam realita kehidupan kita?

Ahmad Fuad Effendi

Buku Cak Nun