Video Call Coach Indra Sjafri-Cak Nun dengan Hakan Sukur di San Fransisco

Hakan Sukur. Pesepakbola Internasional asal Turki, pernah bermain di Liga Italia bersama Inter Milan dan Parma, mengakhiri karier profesionalnya bersama Galatasaray.

Namanya melejit setelah mengantarkan Galatasaray menjuarai Piala UEFA tahun 2000. Di Piala Dunia tahun 2002, ia mencetak gol tercepat. Tahun 2008, ia memutuskan untuk gantung sepatu, kemudian ia beralih haluan ke bidang Politik. Tahun 2011 ia terpilih sebagai anggota Parlemen Istanbul dari Partai Keadilan dan Pembangunan.

Namun kecintaannya terhadap Sepakbola tidak pudar sama sekali.

Allah memang menganugerahi pertemuan yang sangat indah tadi pagi di Jakarta. Salah satu dari rombongan Warga Negara Turki; Mahmud Altun adalah seorang pemain sepakbola Profesional di Turki, ternyata adalah salah satu sahabat dekat Hakan Sukur.

Setelah Cak Nun memperkenalkan Coach Indra Sjafri adalah Pelatih Timnas U-19 yang baru saja diputus kontraknya oleh PSSI, Mahmud Altun sangat antusias.

Naluri pemain sepakbolanya muncul. Dengan segera ia menghubungi Hakan Sukur melalui video call, untuk menyapa Coach Indra Sjafri dan Cak Nun secara langsung melalui video call tersebut.

Meskpun situasi politik Turki sedang tidak menentu, konsentrasi pengembangan sepakbola bagu Hakan Sukur merupakan salah satu prioritasnya. Sehingga, meskipun saat ini ia juga tersingkir dari Turki dan tinggal di San Fransisco, Hakan Sukur memiliki mimpi untuk membuka akademi sepakbola yang tersebar di seluruh dunia.

Salah satu Negara yang ingin dituju oleh Hakan Sukur untuk membangun akademi sepakbola dan memembangkan talenta sepakbola adalah Indonesia.

Persambungan yang tidak diduga sebelumnya antara Coach Indra Sjafri dengan Hakan Sukur. Coach Indra juga tidak menyangka jika hari ini ia dapat bertegur sapa dengan Hakan Sukur melalui Video Call. Inilah salah satu keberkahan yang dirasakan oleh Coach Indra Sjafri saat bertemu Cak Nun pagi tadi. Tidak direncanakan sebelumnya, spontan semuanya mengalir terjadi secara alami. Coach Indra Sjafri tidak hanya mengobati kerinduan bertemu dengan Cak Nun, tetapi juga tersambung tali silaturahmi dengan Hakan Sukur melalui Mahmut Altun pagi tadi.

Terakhir Coach Indra Sjafri bertemu dengan Cak Nun adalah ketika sebelum ia bersama Tim Nas U-19 berangkat ke Myanmar beberapa bulan lalu untuk mengikuti Turnamen Piala AFF U-18

Tumbu ketemu tutup. Persambungan yang indah. Hakan Sukur tersambung dengan Coach Indra Sjafri yang juga memiliki konsentrasi mengembangkan sepakbola. Coach Indra Sjafri bahkan sudah membuktikan, bahwa dengan turun langsung ke pelosok daerah di Indonesia, melakukan talent scouting di berbagai daerah, mengadakan coaching clinic, menjaring pemain-pemain muda berkualitas. Dan kita semua sudah melihat hasilnya.

Disela-sela obrolan tadi pagi, Coach Indra mengungkapkan bahwa sebentar lagi ia akan berangkat menuju Munich untuk mengikuti semacam “Short Course” di Akademi Sepakbola Bayern Munchen.

Seperti yang kita ketahui, Coach Indra Sjafri baru saja diputus kontraknya oleh PSSI untuk tidak lagi menangani Tim Nas U-19. Dan diproyeksikan untuk menangani project penjaringan pemain-pemain sepakbola muda dari berbagai daerah di Indonesia. Semoga saja, apa yang dijanjikan oleh PSSI kali ini tidak lagi mengkhianati komitmen Coach Indra Sjafri yang sudah dua kali dikhianati komitmennya oleh dua ketua umum PSSI. (FA)