Hujan Berkah di Langit Cikini

Sejak siang Jakarta sangat terik, beberapa hari terakhir memang hujan tidak turun. Sepertinya memang menyesuaikan suhu politik nasional akhir-akhir ini yang juga cukup memanas.

Kenduri Cinta malam ini diselenggarakan, menggenapi rangkaiannya di tahun 2017 ini. Seperti bulan-bulan bahkan tahun-tahun sebelumnya, para penggiat dengan suka cita mempersiapkan segalanya untuk malam nanti. Kenduri Cinta semacam “hari raya” bagi masyarakat Maiyah Jakarta.

Menjelang sore langit mulai tertutup awan gelap. Bahkan di wilayah selatan dan barat Jakarta hujan turun sangat deras disertai petir menggelegar keras. Setelah maghrib, hujan pun tak terelakkan turun di wilayah Jakarta Pusat, termasuk di Taman Ismail Marzuki, Cikini.

Faktor cuaca ini tidak mempengaruhi kegembiraan teman-teman Penggiat Kenduri Cinta untuk tetap mempersiapkan segala sesuatunya di lokasi. Beberapa jamaah bahkan sudah datang di pelataran TIM, mereka pun berteduh di bawah tenda yang sudah terpasang. Karpet yang sebelumnya sudah tergelar, buru-buru dilipat kembali agar tidak basah terguyur air hujan.

Suasana seperti ini dengan mudah ditemui di Maiyahan di mana saja. Hujan bukanlah sesuatu yang bermasalah. Air hujan yang turun harus kita yakini sebagai anugerah dan berkah dari Allah swt untuk kita semua.

Ya, The Show Must Go On…. Memang “The Show Must Goat-On” harus benar-benar Go On meskipun hujan turun malam ini.

Linimasa media sosial pun ramai, Jamaah Maiyah Kenduri Cinta menginformasikan cuaca terkini dari masing-masing tempat mereka, meskipun hujan deras, mereka tetap bersemangat untuk tetap hadir di Taman Ismail Marzuki.