Sinau Bareng Masyarakat Purwokerto

Sinau Bareng membangun martabat dan saling mengamankan satu sama lain.
Sinau Bareng membangun martabat dan saling mengamankan satu sama lain.

Teman-teman Alumni Smansa (SMA Negeri Satu) Purwokerto lulusan tahun 1992 malam ini punya hajat dalam reuninya yang ke-25. Purwokerto Silver Festival namanya. Salah satu hajatannya adalah Sinau Bareng Cak Nun dan KiaiKanjeng yang dipersembahkan buat masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

Alun-alun Purwokerto menjadi lokasi yang dipilih. Lautan manusia memadati lapangan alun-alun ini. Sebagian besar duduk rapi dan sebagian lain berdiri menyimak Sinau Bareng menghadap panggung yang berada di jalan sisi utara alun-alun. Masyarakat menikmati kemesraan dan kebahagiaan yang dihadirkan bersama Cak Nun dan KiaiKanjeng.

Selain diajak untuk berpikir presisi dengan ilmu terhadap segala hal, melalui tembang-tembang dolanan anak-anak masyarakat diajak untuk belajar kembali khazanah yang diwariskan leluhur untuk menjadi bekal membangun ke depan. Melalui Sinau Bareng, bersama-sama kita membangun sempurnanya manusia. Meskipun apa yang disampaikan Cak Nun belum bisa dipahami malam ini, ia akan mengendap dan loading dalam pikiran besok-besok.

Apa yang dibawakan KiaiKanjeng dan cara komunikasi di Sinau Bareng adalah untuk membangun martabat dan bisa saling mengamankan satu sama lain.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image