Tetapi “puasa hamba-Ku itu untuk (milik)-Ku, dan Aku sendiri yang memberinya apresiasi, karena hamba-Ku meninggalkan hawa nafsu, makan dan minumnya karena-Ku”.
Tetapi “puasa hamba-Ku itu untuk (milik)-Ku, dan Aku sendiri yang memberinya apresiasi, karena hamba-Ku meninggalkan hawa nafsu, makan dan minumnya karena-Ku”.

Rindu Tuhan Kepadamu: Puasamu Untuk-Ku