Kebenaran itu jangan diomong-omongkan. Kebenaran itu bekalmu untuk berbuat baik kepada orang lain.
Kebenaran itu jangan diomong-omongkan. Kebenaran itu bekalmu untuk berbuat baik kepada orang lain.

Kebenaran itu jangan diomong-omongkan. Kebenaran itu bekalmu untuk berbuat baik kepada orang lain. Kebenaranmu letaknya di dapur. Yang kamu suguhkan di meja warung itu makanan yang enak berupa akhlak yang baik kepada orang, manfaat, dan kebaikan sosial. Kalau terpaksa kebenaran harus disampaikan kepada orang lain harus diletakkan pada moral yang diajarkan Allah sendiri yaitu “siapa yang mau boleh beriman, siapa yang enggan boleh kufur”. Artinya tidak boleh memaksakan. Itulah satu poin utama yang disampaikan Mbah Nun makin mendalami ihwal kebenaran.

Mocopat Syafaat malam ini terasa sekali sebagai penajaman dan pendalaman atas butir-butir ilmu yang tertabur dari langit pada Maiyahan atau Sinau Bareng dalam paruh pertama bulan Mei ini. Malam ini Allah membimbing Jamaah Maiyah untuk lebih menemukan butir-butir yang lebih kecil, lebih inti, lebih lembut dari “kebenaran”.

Mbah Nun mengajak teman-teman benar-benar mengaksentuasi pada kesadaran bahwa kebenaran itu dari Allah (Alhaqqu min robbika). Titik tekannya pada “dari Allah”. Ayat lain yang diselami adalah surat an-Nahl ayat 125. Di penghujung ayat ini Allah mengingatkan: Sesungguhnya Allah yang paling tahu siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan paling tahu siapa yang diberi petunjuk.

Luas-spesifik dan cekung-cembung ulang-alik pembelajaran Mbah Nun untuk kita semua mengelilingi sisi-sisi kebenaran untuk menemukan yang inti. Di mana salah satu tetesan inti dari kebenaran adalah kebenaran sebagai input dari laku sosial, kasih sayang, dan pengayoman bagi orang lain.

Suasana Mocopat Syafaat malam ini sebagaimana biasa penuh kekentalan rasa dan passion akan ilmu yang semoga mendekati sejatinya ilmu. Wajah-wajah penimba ilmu itu tampak di depan mata memenuhi semua sisi lokasi kompleks TKIT Alhamdulillah. Mereka menapak tahap demi tahap dari awal hingga detik ini ketika Mbah Nun telah berada di tengah-tengah kita dan segera membawa jamaah pada ke-hakim-an (presisi-presisi) kebenaran.

Majelis Ilmu Mocopat Syafaat Mei 2017