Jangan Berlaku Rendah Diri

“Saya sedih kalau Indonesia tidak diperkenankan Allah untuk suatu saat memimpin dunia.”
“Saya sedih kalau Indonesia tidak diperkenankan Allah untuk suatu saat memimpin dunia.”

Menjelang penghujung perjumpaan malam ini, pembahasan membawa Cak Nun untuk kesekian kalinya tanpa bosan meyakinkan masyarakat akan kekuatan bangsa Indonesia. Masyarakat hendaknya tidak berlaku rendah diri, sebab mereka adalah bangsa dengan kekayaan potensi detail yang amat  detail.

“Saya sedih kalau Indonesia tidak diperkenankan Allah untuk suatu saat memimpin dunia,” ujar Cak Nun. Beberapa saat sebelum itu, Cak Nun sedikit menyinggung sedikit kondisi bangsa ini dan kondisi dunia abad 21 yang masih pada tahap evolusi keempat. Untungnya, Indonesia punya Pancasila, meskipun belum dilaksanakan dengan maksimal.

Sebuah nomor dihadirkan kembali oleh Ibu Novia Kolopaking berjudul Hati Matahari. Dan tepat pukul 01.15, jamaah diajak berdiri semua, melantunkan shalawat indal qiyam, dan Sinau Bareng malam ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin KH. Agus Masyhuri. Kini, Cak Nun, para Kiai, dan Kapolda DIY menerima jabat tangan satu per satu jamaah yang tertib mengantre diiringi musik KiaiKanjeng sebagaimana biasa setiap kali proses salaman ini berlangsung.

search cart twitter facebook gplus whatsapp youtube image